Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dosen Predator FEBI UIN Solo Dinonaktifkan, Kembali Ancam Korban Ungkit Nilai Matkul Tak Lulus

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 21 Mei 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi kampus UIN Raden Mas Said Solo. Dok. Radar Solo
Ilustrasi kampus UIN Raden Mas Said Solo. Dok. Radar Solo

SOLO - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Solo ambil sikap terkait tidakan tak terpuji F, dosen predator yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah mahasiswinya. F untuk sementara dinonaktifkan dari seluruh aktivitas akademik.
Di sisi lain, salah seorang korban mengaku mendapat ancaman dari F karena ikut meramaikan kasus ini. Dekan FEBI Rahmawan Arifin menjelaskan, kebijakan menonaktifkan F diambil sebagai langkah awal penanganan kasus.
Terhitung sejak Rabu (20/5/2026), F sudah tidak diperbolehkan menjalankan berbagai aktivitas akademik secara langsung di kampus, sembari menunggu proses lanjutan dari pihak universitas.

Baca Juga: Persis Solo Terancam Sanksi karena Flare, Manajemen Berharap Denda Komdis Tidak Memberatkan

“Semua kegiatan akademik yang bersangkutan sementara dinonaktifkan. Seperti bimbingan akademik, bimbingan tugas akhir, termasuk menguji seminar proposal dan menguji skripsi,” kata Arifin.

Arifin menjabarkan, pembatasan berlaku untuk seluruh mahasiswa perempuan maupun laki-laki. Satu-satunya aktivitas yang masih diperbolehkan yakni mengajar secara daring untuk menyelesaikan sisa pertemuan perkuliahan semester berjalan.

Terkait sanksi kepegawaian terhadap F, fakultas menyerahkan sepenuhnya kepada rektorat sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku di lingkungan kampus.

“Jadi bukan hanya mahasiswa pria saja, tapi semua bentuk aktivitas akademik dinonaktifkan. Kecuali pengajaran untuk menyelesaikan sisa pertemuan dalam bentuk daring,” beber Arifin.

Baca Juga: Duh, Dalam Empat Bulan, 15 Ekor Sapi Mati di Gunungkidul akibat PMK: Pemkab Gencarkan Vaksinasi Ribuan Dosis

Sementara itu, salah seorang korban R mengaku sempat mendapat ancaman dari F melalui grup WhatsApp (WA) kelas.  “Kalau mau ikut meramaikan, monggo (silakan) saja. Semester kemarin kamu enggak lulus to di matkul (mata kuliah) saya?” tulis F.

Dalam grup itu, F juga menulis panjang lebar terkait keenganan untuk memberikan klarifikasi dalam bentuk apa pun. Ia membebaskan mahasiswanya untuk mempercayai atau tidaknya kasus yang terlanjur viral tersebut.

“Mau ikut meramaikan monggo, mau diam dan menolak informasi tersebut juga monggo. Yang mengenal saya rasanya cukup mudah untuk mengambil sikap terhadap informasi tersebut," tulis F lagi. (alf/fer/laz)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Dosen Predator #FEBI UIN Solo #Dinonaktifkan #Pelecehan Seksual #mahasiswi