Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bentrok di Pengging Boyolali Dipicu Masalah Sepele, Polisi Buru Kelompok yang Melakukan Penyerangan

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 1 Juni 2026 | 20:45 WIB
Massa yang konvoi terekam kamera warga membawa semacam potongan kayu. Aksi ini berujung bentrok di Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (31/6/2026). (TANGKAPAN LAYAR)
Massa yang konvoi terekam kamera warga membawa semacam potongan kayu. Aksi ini berujung bentrok di Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (31/6/2026). (TANGKAPAN LAYAR)

SOLO - Bentrokan massa di kawasan Ngangkruk, Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (31/5/2026) petang, berawal dari hal sepele.  Kejadian itu diduga dipicu aksi saling balas teriakan antara rombongan konvoi sepeda motor dan sekelompok warga yang sedang berkumpul di lokasi kejadian.

 Dampaknya, kaca minimarket pecah, sepeda motor pengunjung rusak, serta satu orang pemuda harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka fisik. “Sekitar pukul 17.00, A (pemuda 26 tahun yang terluka) bersama delapan temannya sedang nongkrong di depan minimarket Ngangkruk,” jelas Kanit Reskrim Polsek Banyudono Ipda Rikiyanto, Senin (1/6/2026).

Sekira pukul 17.40, rombongan konvoi dari kelompok tidak dikenal yang diperkirakan berjumlah sekitar 200 orang melintas menggunakan sepeda motor secara berboncengan dari arah barat menuju ke arah timur.

“Awal mula bentrok, saat melintas (minimarket Ngangkruk), kelompok konvoi itu berteriak. Teriakan itu kemudian dibalas oleh mereka yang sedang nongkrong di lokasi," terang Rikiyanto.

 Baca Juga: Kemarau di DIY Diprediksi Lebih Panjang, Maksimal Tujuh Bulan: BMKG Ungkap El Nino Bertahan hingga Akhir Tahun

Mendengar balasan teriakan, rombongan massa konvoi sepeda motor memutar balik dan mendatangi halaman depan minimarket. Melihat situasi yang tidak kondusif, para pemuda yang sedang nongkrong melarikan diri masuk ke minimarket untuk mencari perlindungan.

 Namun aksi perusakan dan penganiayaan tetap terjadi di lokasi. Dampak dari aksi penyerangan kelompok itu, A mengalami luka robek pada bagian pelipis kanan dan kiri akibat terkena pukulan helm serta tendangan dari pelaku yang belum diketahui identitasnya. “Korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis awal,” ujar Ipda Rikiyanto.

 Selain mengakibatkan satu korban luka, bentrokan ini menyebabkan kerugian material berupa pecahnya kaca utama minimarket, serta kerusakan beberapa unit sepeda motor pengunjung minimarket.

Baca Juga: Misteri Kiriman Sate Ayam yang Diduga Kuat Sebabkan Ibu Rumah Tangga di Ngemplak Boyolali Meninggal Tak Wajar setelah Memakannya

Polisi masih melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap perkara ini. Adapun kelompok pemuda yang menjadi korban penyerangan murni merupakan warga sipil biasa.

“Identitas kelompok konvoi masih kami selidiki. Dipastikan korban dan teman-temannya merupakan masyarakat biasa. Bukan anggota kelompok tertentu yang saat kejadian mengenakan pakaian biasa,” beber Ipda Rikiyanto.

Polisi tengah menyisir dan memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi nomor polisi kendaraan serta wajah para pelaku pengeroyokan.

Masyarakat di wilayah Banyudono, Boyolali diminta tidak terprovokasi dan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah. “Mari jaga bersama keamanan dan kenyamanan di lingkungan kita,” imbau Rikiyanto. (fid/laz)

 

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#konvoi sepeda motor #polsek banyudono #boyolali #konvoi #bentrok