Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sudah Telanjur untuk Menggoreng Tempe, Begini Reaksi Warga Penerima Bantuan MinyaKita Berbau Minyak Tanah di Kismantoro Wonogiri

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 18 Juni 2026 | 20:26 WIB
Kemasan MinyaKita yang berbau minyak tanah di Kismantoro, Wonogiri masih utuh. IWAN ADI/RADAR SOLO


 
Kemasan MinyaKita yang berbau minyak tanah di Kismantoro, Wonogiri masih utuh. IWAN ADI/RADAR SOLO  

SOLO - Minyakita yang menjadi bagian dari program bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di wilayah Kecamatan Kismantoro, Wonogiri dikeluhkan masyarakat karena berbau minyak tanah.
Salah satu warga Kelurahan Gesing Kecamatan Kismantoro yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, bantuan itu diterima pada pekan lalu.
Penerima manfaat tersebut mengeluhkan minyak goreng yang terasa berbeda dengan minyak goreng pada umumnya. "Warnanya lebih gelap. Saat digunakan untuk memasak rasanya ada yang aneh. Seakan-akan ada minyak tanahnya," ujar pria itu.

Baca Juga: Dewan Kota Jogja Minta Pemkot Lebih Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan saat Momentum Libur Sekolah

Sumber itu menyampaikan, MinyaKita yang diterimanya telah digunakan untuk keperluan memasak. Mulai dari menggoreng tempe dan lainnya. Warna Minyakita yang diterima warga cenderung lebih gelap.

Sementara itu, juga ada aroma minyak tanah saat dicicipi. Diberitakan sebelumnya, tidak hanya di Kismantoro, fenomena serupa juga terjadi di Giriwoyo. MinyaKita bau minyak tanah didistribusikan pekan lalu.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) Wonogiri turut mengawal distribusi bantuan tersebut.

Baca Juga: Pedagang Daging Sapi di Magelang Kompak Libur Tiga Hari, Banyak Pembeli Kecele

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPKP Wonogiri Niken Kuntari mengatakan, pihaknya telah menerima informasi adanya MinyaKita yang menjadi komponen bantuan CPP di Kecamatan Kismantoro yang berbau aneh. "Kita dapat laporan pagi tadi," ujar Niken, Kamis (18/6/2026).

Menurut Niken, DKPKP WOnogiri turut memantau distribusi CPP bersama tim dari Bulog.

"Dari bidang terkait koordinasi dengan Bulog. Bulog akan melakukan pengecekan. Nanti Bulog juga yang akan menghubungi produsennya," terang dia.

Niken menuturkan, MinyaKita merupakan ranah Badan Pangan Nasional. Di mana, pengadaannya dilakukan dari beberapa pabrik.

Baca Juga: Kisah Yogi Surya Husada, Generasi Kedua Bong Supit Suryono, Pernah Sunat Bayi Delapan Hari, Bule hingga Pasien Lansia 79 Tahun

"Kalau dari juknis (MinyaKita bau minyak tanah) bisa diganti. Kalau secara kuantitas dan kualitas tidak memenuhi syarat, di juknis bisa diganti," bebernya.

Sementara itu, informasi yang diterima, keluhan soal MinyaKita bantuan CPP beraroma minyak tanah juga dialami warga di Kecamatan Giriwoyo. Kabar tersebut dibenarkan Camat Giriwoyo Sri Sundoro. "Ada (keluhan terkait Minyakita).

Bau juga," kata dia.Berdasarkan informasi yang diterima camat Giriwoyo, keluhan itu muncul dari warga penerima manfaat CPP yang tersebar di Desa Sirnoboyo dan Desa Selomarto

"Tidak semua penerima manfaat. Acak. Nggak banyak yang seperti itu (MinyaKita bau minyak tanah)," pungkasnya. (al/laz)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#bantuan cadangan pangan pemerintah #Menggoreng Tempe #Kismantoro Wonogiri #Minyakita #Minyak goreng