Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

 Penyebab Masih Misterius, Bulog Surakarta Tarik dan Ganti MinyaKita Bantuan Pangan di Kismantoro Wonogiri yang Bau Minyak Tanah

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:40 WIB
Warga Kecamatan Kismantoro, Wonogiri mengambil MinyaKita yang baru Jumat (12/6). (Dok. Warga)
Warga Kecamatan Kismantoro, Wonogiri mengambil MinyaKita yang baru Jumat (12/6). (Dok. Warga)

 

SOLO - Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang MinyaKita program bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kecamatan Kismantoro, Wonogiri beraroma dan berasa minyak tanah. MinyaKita rasa minyak tanah tersebut ditarik dan diganti langsung dengan yang baru.
Pemimpin Cabang Bulog Surakarta Nanang Harianto mengatakan, setelah menerima laporan atas keluhan masyarakat, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lapangan.


"Ini sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas bantuan yang diterima masyarakat. Tim melakukan penelusuran untuk memastikan sumber permasalahan sekaligus mengecek kemungkinan adanya temuan serupa di wilayah lain," beber Nanang, Jumat (12/6/2026).
Bulog juga berkoordinasi dengan dinas terkait, aparat desa, serta produsen minyak goreng untuk melakukan penarikan seluruh komoditas MinyaKitayang telah disalurkan.

Baca Juga: Power Bank Meledak, Rumah Warga Tawangmangu Terbakar;  Satu Orang Terluka


"Kami pastikan seluruh minyak goreng yang sudah tersalur di desa tersebut langsung ditarik dan kami ganti dengan minyak goreng yang bermutu maksimal saat itu juga," tegas dia.


Nanang menambahkan, Bulog berkomitmen memastikan seluruh bahan pangan yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi aman dan layak konsumsi. Karena itu, pihaknya mengapresiasi laporan dari warga yang dinilai membantu proses pengawasan kualitas bantuan pangan.


Bulog Surakarta juga mengimbau para penerima bantuan agar tidak ragu melaporkan kepada petugas apabila menemukan ketidaksesuaian kualitas pada komoditas yang diterima.

Baca Juga: Sudah Telanjur untuk Menggoreng Tempe, Begini Reaksi Warga Penerima Bantuan MinyaKita Berbau Minyak Tanah di Kismantoro Wonogiri


"Laporan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan hak penerima bantuan terpenuhi sesuai ketentuan," kata dia.
Sementara itu, hingga pertengahan Juni 2026, Bulog Kancab Surakarta telah menyalurkan bantuan pangan sebanyak 96,79 persen untuk wilayah Solo Raya. Khusus Wonogiri, realisasi penyaluran telah mencapai 93,83 persen.


Bulog Surakarta menargetkan distribusi Bantuan Pangan kepada seluruh penerima dapat tuntas 100 persen sebelum akhir Juni 2026. Dengan langkah cepat penanganan aduan tersebut, Bulog berharap kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pangan pemerintah tetap terjaga.

Baca Juga: Jawa Tengah Punya Gerakan Run for Rivers, Gubernur Ahmad Luthfi Ikut Turun Langsung Bersih-Bersih Sampah Bersama Masyarakat


Sementara itu, salah satu warga di Kecamatan Kismantoro mengapresiasi langkah yang dilakukan Bulog berupa penggantian minyak goreng. Menurutnya, langkah itu sudah tepat. "Kamis sore sudah ada undangan, mengambil minyak baru," kata dia.


Sebelumnya diberitakan, warga penerima program bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kecamatan Kismantoro mengeluhkan bau aneh dari Minyakita bantuan CPP.


Alhasil, warga ragu menggunakan minyak goreng yang disebut berbau minyak tanah itu bahkan ada pula yang memilih untuk menggunakannya sebagai bahan bakar kayu bakar.

Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait penyebab MinyaKita bisa berbau dan berasa minyak tanah. (al/laz)


Sumber: Radar Solo

Editor : Sevtia Eka Nova
#perum bulog #Minyakita #solo raya #Minyak goreng #CPPPK