SOLO - Dua kebakaran hebat melanda kawasan Kabupaten Sragen, Sabtu (25/7/2026) hingga Minggu (26/7) pagi. Si jago merah tak hanya melahap tiga kompleks kandang ayam milik warga di Kecamatan Kedawung, tapi juga menghanguskan satu unit mobil Toyota Innova Venturer yang mendadak terbakar di jalur Sragen–Tangen, Kecamatan Ngrampal.
Musibah pertama menimpa tiga kompleks kandang ayam potong di Dukuh Pengkok, Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung. Kebakaran yang bermula pada Sabtu (25/76) sekitar pukul 23.00 itu baru berhasil dikuasai total oleh petugas pemadam kebakaran pada Minggu (26/7) pagi.
Baca Juga: Lift Barang Putus, Satu Pekerja Tewas, Polresta Solo Selidiki Dugaan Kelalaian
Insiden bermula saat pekerja menyalakan sistem pemanas (gasolek/arang) untuk menjaga suhu tubuh puluhan ribu ayam agar tak kedinginan. Nahas, percikan api mendadak menyambar sekam padi yang kering di sekitarnya. Tiupan angin kencang serta material bangunan yang didominasi kayu dan bambu membuat kobaran api langsung membesar dan tak terkendali.
”Personel bergerak cepat usai menerima laporan. Namun karena material kandang mudah terbakar serta bertiup angin kencang, kobaran api menyebar sangat cepat,” terang Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen Tommy Isharyanto, Senin (27/7).
Proses pemadaman berlangsung dramatis selama 4,5 jam melibatkan tim gabungan dari Damkar, BPBD, Polsek, TNI, hingga para relawan. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 04.00.
Baca Juga: Pasar Klewer Sepi Bikin SDN Kauman Solo Dua Tahun Ini Krisis Murid
Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, tetapi seorang anak kandang mengalami luka bakar di bagian tangan dan harus dilarikan ke klinik. Kerugian material ditaksir meroket hingga Rp 3 miliar.
Tiga pemilik kandang menderita kerugian besar: Samsuri, 38, kehilangan 8.000 ekor ayam siap panen, Kaliyem, 60, kehilangan 14.000 ekor ayam, serta Supono, 60, harus merelakan 30.000 ekor ayam.
Selain 52 ribu unggas, satu unit mobil Suzuki Carry, sepeda motor Honda Beat, 20 unit kipas blower, 3 mesin diesel, hingga seluruh atap dan struktur bangunan ludes tak tersisa.
Tak berselang lama, giliran kobar api meneror warga di Jalan Sragen–Tangen, Dukuh Ngrejeng, Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 20.05.
Satu unit Toyota Innova Venturer warna hitam bernopol AD 1107 keluaran tahun 2024 ludes dilalap si jago merah.
Mobil tersebut dikemudikan oleh Sularso, 46, warga Mojogedang, yang tengah melintas bersama istrinya, Murtini, 37, serta dua anak mereka yang masih kecil, Almahira, 8, dan Wildan, 6.
Di tengah perjalanan, lampu indikator pada spedometer mendadak menyala. Curiga terjadi gangguan, Sularso menghentikan laju kendaraan dan mengintip bagian mesin. "Saat kap mobil dibuka, asap tebal disertai kobaran api sudah membumbung dari dalam mesin," jelas Tommy.
Suasana kian mencekam ketika minibus tersebut tiba-tiba berjalan sendiri tanpa kendali hingga akhirnya menyundul pohon di tepi jalan sebelum seluruh bodinya diselimuti api.
Baca Juga: Lagi-Lagi Kecelakaan Kerja di PLTSa Putri Cempo, Wali Kota Solo Ultimatum Operator
Beruntung, Sularso beserta seluruh anggota keluarganya berhasil keluar dan menyelamatkan diri tepat waktu sebelum api membesar.
Dua unit armada pemadam yang diterjunkan ke lokasi sempat terkendala kemacetan lalu lintas akibat kerumunan warga. Kendati demikian, api berhasil dijinakkan dalam kurun waktu 20 menit.
"Indikasi awal sumber api diperkirakan berasal dari korsleting pada sistem kelistrikan di bagian mesin," pungkas Tommy.
Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa, mobil keluarga tersebut dipastikan rusak total dan kerugian material masih dalam proses penghitungan. (din/adi/laz)
Sumber: Radar Solo
Sumber : Radar Solo