Bagi-bagi Ayam di Alun-Alun Magelang, Begini Masalah yang Sebenarnya Dituntut Peternak di Balik Aksi Damai 

Azri Ghaida Nur Ilya Nahdi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:26 WIB
Bagi-bagi ayam gratis di Magelang. (IG/Magelang Raya)
Bagi-bagi ayam gratis di Magelang. (IG/Magelang Raya)

 


RADAR PURWOREJO - Ratusan peternak ayam di Kabupaten Magelang menggelar aksi damai di Alun-Alun Magelang, Senin (10/8/2026).

Bertajuk "Makan Kuat, Bagi-Bagi Ayam 50.000 Ekor".

Mengusung pesan "Bangsa Hebat! Harga Pakan Turun, Harga Telur Naik".

Mereka membagikan sekitar 50.000 ekor ayam ke masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah tuntutan.

Baca Juga: Uang Pendaftaran Lomba Agustusan untuk Hadiah Ternyata Bisa Haram, Begini Penjelasan dari MUI

Tuntutan itu antara lain: penurunan harga pakan, kenaikan harga telur di tingkat peternak, perpanjangan program SPHP jagung, hingga pembatasan ekspansi peternakan skala besar yang dinilai makin mendesak peternak rakyat mandiri yang jumlahnya mencapai 98 persen dari total pelaku usaha.

Aksi di Magelang ini sebenarnya bukan kejadian pertama, bahkan kemungkinan besar bukan yang terakhir.

Pada Mei 2026, ratusan peternak yang tergabung dalam Peternak Rakyat Blitar Raya sudah lebih dulu turun ke jalan dengan tuntutan hampir serupa.

Koordinator mereka, Suyanto, saat itu mengungkapkan harga telur anjlok ke Rp 20.600 per kg, jauh di bawah modal produksi yang mencapai Rp 23.000 per kg.

Baca Juga: Kisah Bembenk Ora Turu, Gowes Tembus 10 Negara Eropa demi Transcontinental, Kena Asam Lambung karena Minim Toko 24 Jam

Itu artinya setiap kilogram telur yang terjual justru menambah kerugian peternak.

Pola serupa terus terulang dalam beberapa bulan terakhir, memaksa peternak menjual rugi demi menjaga arus kas usaha tetap berjalan.

Pemerintah sebenarnya sudah menetapkan Harga Acuan Pembelian (HAP) sebagai jaring pengaman bagi peternak.

Sebesar Rp 25.000 per kg untuk ayam hidup dan Rp 26.500 per kg untuk telur di tingkat produsen.

Namun berdasarkan data Panel Harga Bapanas, harga riil di lapangan nyaris selalu berada di bawah angka acuan itu.

Baca Juga: Dikontrak PSIM Jogja di Usia 16 Tahun, Kiper Muda Athaullah Daib Akan Nglaju Jogja-Playen

Pertengahan Juli 2026 misalnya, harga ayam broiler tercatat Rp 21.736 per kg dan telur Rp 22.644 per kg, keduanya masih jauh dari HAP yang ditetapkan.

Kebijakan harga acuan yang seharusnya jadi solusi utama pemerintah untuk melindungi peternak pada praktiknya hanya sampai di atas kertas saja. 

Hal tersebut yang menjadi salah satu alasan kenapa aksi protes peternak terus berulang dari satu daerah ke daerah lain sepanjang tahun.

Aksi bagi-bagi 50.000 ekor ayam di Alun-Alun Magelang ini bisa dibaca sebagai simbol keputusasaan.

Sekaligus menjadi ajakan bagi publik supaya turut merasakan langsung betapa peternak rela merugi menjual di bawah harga produksi.



Editor : Meitika Candra Lantiva
Bagi-bagi Ayam Aksi Damai alun-alun magelang peternak