Profil Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang Diamankan dalam OTT KPK: Lulusan Jerman dan Lima Kali Raih Pe

Bahana. • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:02 WIB
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq. (Dok/Unsoed)
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq. (Dok/Unsoed)

PURWOKERTO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026). Dalam operasi tersebut, Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, terdapat 14 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. Sebanyak 12 orang diamankan di wilayah Purwokerto, sementara dua orang lainnya dibawa dari Jakarta.

"Benar, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah," kata Budi, Jumat (21/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya berupa uang tunai dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Meski demikian, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. Status hukum masing-masing pihak nantinya ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan KPK.

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed

Sebelum dipercaya memimpin Unsoed, Akhmad Sodiq dikenal sebagai akademisi yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang peternakan.

Berdasarkan profil Universitas Jenderal Soedirman, Akhmad Sodiq mulai menjabat sebagai Rektor Unsoed pada 2022. Karier akademiknya dibangun sejak menempuh pendidikan di Fakultas Peternakan Unsoed.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Akhmad Sodiq melanjutkan studi ke Jerman. Ia tercatat menempuh pendidikan magister di George-August University dengan bidang keilmuan Animal Science.

Pendidikan akademiknya kemudian berlanjut ke jenjang doktoral di Kassel University, Jerman, dengan bidang kajian yang masih berkaitan dengan Animal Science.

Latar belakang pendidikan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Akhmad Sodiq sebagai akademisi sebelum kemudian dipercaya menduduki posisi tertinggi di Unsoed.

Lima Kali Raih Penghargaan Dosen Berprestasi

Selain memiliki pengalaman akademik dan pendidikan di luar negeri, Akhmad Sodiq juga tercatat pernah mendapatkan berbagai penghargaan selama berkarier sebagai dosen.

Salah satu penghargaan yang diterimanya adalah Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada 2017. Ia juga pernah memperoleh Unsoed Award dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Nama Akhmad Sodiq juga beberapa kali tercatat dalam daftar penerima penghargaan Dosen Berprestasi di lingkungan Unsoed.

Pada 2009, ia mendapatkan predikat Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed. Pada tahun yang sama, ia juga meraih penghargaan Dosen Berprestasi II Universitas Jenderal Soedirman.

Penghargaan lainnya datang dari bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Fakultas Peternakan Unsoed.

Sebelumnya, pada 2006, Akhmad Sodiq tercatat meraih predikat Dosen Berprestasi III Universitas Jenderal Soedirman serta Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed.

Jika seluruh penghargaan tersebut dihitung, Akhmad Sodiq tercatat lima kali mendapatkan penghargaan sebagai Dosen Berprestasi di lingkungan Unsoed, baik pada tingkat fakultas maupun universitas.

Aktif di Organisasi Profesi

Di luar aktivitas akademik, Akhmad Sodiq juga memiliki rekam jejak dalam berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan.

Ia pernah dipercaya sebagai Dewan Pengawas DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah serta Ketua Cabang ISPI Jawa Tengah 2.

Akhmad Sodiq juga tercatat pernah menjadi Dewan Pakar I Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Selain itu, ia pernah terlibat sebagai Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) Jawa Tengah dan Dewan Pembina Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed.

Aktivitasnya juga mencakup organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Akhmad Sodiq tercatat sebagai A'wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas.

Ia juga pernah menjabat sebagai Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kabupaten Banyumas.

Nama Akhmad Sodiq Muncul dalam OTT KPK

Nama Akhmad Sodiq kini menjadi sorotan setelah KPK mengamankan dirinya dalam operasi di Purwokerto. Operasi tersebut juga melibatkan sejumlah pihak lain dan disertai penyitaan barang bukti berupa uang tunai.

KPK masih mendalami perkara tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang diamankan. Hingga proses pemeriksaan selesai, status hukum masing-masing pihak masih menunggu keputusan KPK.

Karena itu, keterlibatan seseorang dalam OTT atau proses pemeriksaan KPK belum dengan sendirinya membuktikan adanya tindak pidana. Penetapan status hukum akan bergantung pada hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan penyidik.

Editor : Bahana.
Akhmad Sodiq Rektor Unsoed Universitas Jenderal Soedirman ott kpk purwokerto