Laka Maut di Tawangmangu Karanganyar, Sekeluarga Terjun ke Jurang: Satu Tewas

Adib Lazwar Irkhami • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 21:31 WIB
Warga bersama relawan mengevakuasi mobil yang terjun ke jurang di Jalan Tawangmangu-Matesih, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Senin (24/8). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Warga bersama relawan mengevakuasi mobil yang terjun ke jurang di Jalan Tawangmangu-Matesih, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Senin (24/8). (Rudi Hartono/Radar Solo)
 

SOLO - Kecelakaan maut terjadi di jalur ekstrem kawasan Boma, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (24/8/2026) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Diduga mengalami rem blong, sebuah mobil Kia Picanto berwarna merah terjun bebas ke jurang.

Insiden yang menimpa satu keluarga tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia. Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, kendaraan nahas itu awalnya melaju dari arah timur menuju barat atau Tawangmangu menuju Matesih. 

Baca Juga: Aksi Heroik Babinsa di Sragen Bekuk Maling Spesialis: Berbekal Bela Diri, Pelaku Nyerah


Sesampainya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan turunan tajam, laju mobil mendadak tak terkendali. Diduga kuat, sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi dengan baik hingga membuat mobil meluncur deras dan terperosok ke dalam jurang.


​Dalam mobil tersebut, terdapat empat orang penumpang yang merupakan satu rombongan keluarga. Petugas gabungan bersama warga sekitar yang berada di lokasi segera melakukan proses evakuasi terhadap para korban dari dasar jurang menuju fasilitas medis terdekat.

Baca Juga: Tekan Risiko Rem Blong, Kemiringan Turunan Curam Kalijambe Dipangkas Jadi 9 Persen


​Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Rezes Pernando Manurung membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa jajaran kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk menangani peristiwa ini.


​"Benar telah terjadi kecelakaan tersebut. Saat ini anggota masih berada di lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan data dan keterangan saksi," terang AKP Rezes Pernando Manurung.

Baca Juga: Gandeng 14 Toko Buku dan 11 Komunitas Seni, Semesta Buku 2026 Hidupkan Ruang Kreatif Jogja


​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, sekaligus pendataan identitas lengkap dari para korban.


Jalur Tawangmangu-Matesih sendiri dikenal memiliki kecuraman yang cukup ekstrem, sehingga pengguna jalan diimbau untuk selalu memastikan kelayakan fungsi rem sebelum melintas. (rud/adi/laz)

Editor : Sevtia Eka Nova
Sumber : Radar Solo
insiden evakuasi Kecelakaan maut tkp tawangmangu