RADAR PURWOREJO - Kondisi dapur milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi sorotan tajam publik usai ratusan siswa SMAN 1 Tunjungan mengalami keluhan sakit perut dan pusing setelah menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dugaan keracunan massal tersebut kian memanas setelah beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan buruknya sanitasi di area dapur pengolahan makanan.
Dalam unggahan tersebut, tampak tumpukan bahan makanan jenis tempe yang diletakkan tepat di dekat area toilet.
Baca Juga: Mengapa Korban Keracunan MBG SMA Berastagi Febiola Alami Hilang Ingatan? Ini Penjelasan Dokter!
Temuan ini memicu gelombang kekecewaan dan kemarahan warganet yang mengkhawatirkan higienitas serta keamanan pangan bagi para siswa.
Warganet menilai penempatan bahan makanan di area kotor berpotensi besar memicu kontaminasi silang bakteri.
Berbagai komentar pedas membanjiri unggahan media sosial.
Salah satu akun TikTok, @dewysancess, menyayangkan buruknya kebersihan lokasi penyimpanan bahan baku tersebut.
"Jorok banget, itu dekat toilet, kuman dari cipratan air bisa masuk ke tempenya ya," tulis akun @dewysancess dalam kolom komentar.
Baca Juga: Terancam 7 Tahun Penjara Kasus Tawuran, Dua Pelajar Boyolali Tak Dikeluarkan dari Sekolah
Tak hanya penempatan tempe, netizen juga menyoroti kebersihan sudut dapur lainnya yang diduga terdapat noda bekas darah yang dibiarkan tanpa dibersihkan.
"Selain tempe yang depan pintu kamar mandi, lihat ini apa? Dibiarin aja? Itu bekas darah bukan sih? Bakterinya apa enggak bisa menyebar ke makanan?" ujar akun @kaksinar_sym.
Kendati memicu desakan publik, kepastian penyebab utama kasus dugaan keracunan ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.
Baca Juga: Solo Run Fest 2026 siap semarakkan Solo dengan Konsep Sport Tourism
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penanganan serta verifikasi menyeluruh terhadap kondisi sanitasi dapur, bahan baku, dan prosedur pengolahan pangan demi menjamin keselamatan para penerima manfaat.
Editor : Meitika Candra Lantiva