RADAR PURWOREJO - Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan dikabarkan memakan satu korban.
Salah satu talent yang mengikuti karnaval, Ahmad Faiz (40), warga Simbang Kulon, meninggal dunia setelah mengikuti karnaval.
Kabar tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi di media sosial setelah viral.
Bahkan tidak sedikit warganet yang mengaitkan kematian tersebut dengan nuansa mistis yang dihadirkan dalam rangkaian acara.
Baca Juga: Berkostum Seperti Satanic, Acara Karnaval SKNC 2026 Pekalongan Viral Disorot Warganet
Acara ini mendapat sorotan setelah sejumlah peserta tampil mengenakan kostum menyerupai iblis dan menampilkan atraksi yang dinilai sebagian warganet bernuansa ritual satanic.
Dari penggunaan logo, atribut, hingga teatrikal penyembelihan kepala kambing menuai banyak komentar negatif dari warganet.
Kasi Humas Polres Pekalongan Kota Iptu Purno Utomo, meluruskan spekulasi yang beredar terkait kematian salah satu peserta karnaval tersebut.
Pihak kepolisian memastikan AF tidak meninggal secara langsung di lokasi acara, melainkan setelah tiba di rumahnya.
Baca Juga: Pesona Tenunan NTB di Lawata Fashion Week 2026: Pukau Wisatawan Mancanegara Sail to Indonesia
Berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian, AF diduga mengalami kelelahan setelah mengikuti serangkaian kegiatan karnaval.
Sesampainya di rumah, AF sempat beristirahat dan berbincang bersama kerabat sebelum akhirnya kondisinya memburuk.
Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum tanpa autopsi.
Kendati demikian, polisi tetap menegaskan akan memanggil pihak penyelenggara karnaval untuk mendalami penggunaan unsur dan simbol satanic dalam acara SKNC tersebut.
Editor : Meitika Candra Lantiva