Sang Kakak Selamat usai Terombang-ambing di Laut
SOLO - Dua bersaudara asal Desa Lumbungkerep, Kecamatan Wonosari, Klaten. Danang Yulianto, 31, dan adiknya, Bagus, 21, yang bekerja sebagai kru ekspedisi muatan truk perabotan menjadi korban dalam kecelakaan kapal KM Virgo Transport di perairan Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026).
Dalam insiden tersebut, sang kakak, Danang, berhasil selamat setelah sempat terombang-ambing di laut dan dievakuasi oleh nelayan. Namun, sang adik, Bagus, hingga Senin (14/9/2026) masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Berdasarkan data resmi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPB) hingga Senin (14/9/2026) pagi, total korban kapal Virgo Transport terdata sebanyak 243 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 jiwa telah berhasil dievakuasi dengan rincian 108 jiwa selamat dan 6 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Terseret Ombak Saat Berfoto di Pantai Jungwok, Satu Wisatawan Meninggal
Adapun 129 jiwa lainnya, termasuk Bagus, masih dalam proses pencarian. Proses evakuasi dipusatkan di Pelabuhan Penumpang Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kaur Perencanaan Pemdes Lumbungkerep Thoha Yasin Romadhon membenarkan bahwa kedua korban merupakan warganya yang beralamat di Sidorejo RT 02 RW 08, Desa Lumbungkerep, Kecamatan Wonosari.
"Betul sekali, kemarin dari pihak Basarnas sudah komunikasi dengan kami dan membenarkan kalau armada ekspedisi dengan nomor polisi tersebut, pengemudi dan kerneknya dipastikan ikut menjadi korban. Mas Danang selamat, sedangkan adiknya, Bagus, masih dalam pencarian," ujar Yasin saat dihubungi melalui telepon, Senin (14/9/2026).
Yasin menceritakan kronologi selamatnya Danang. Menurut informasi yang diterima pihak desa, Danang berhasil bertahan hidup di tengah laut menggunakan pelampung saat kapal mulai tenggelam.
"Mas Danang posisi sudah keluar kabin dan memakai pelampung. Sekira Pukul 04.00 pagi ada kapal nelayan yang bertolak berlayar, lalu Mas Danang ditolong dan dipindahkan ke kapal milik Pertamina. Sementara adiknya, Bagus, saat kejadian posisinya sedang tidur di dalam kabin truk," jelas Yasin.
Baca Juga: Karnaval SKNC 2026 Pekalongan Jadi Sorotan, Adegan Teatrikal Penyembelihan Kambing hingga Korban MD
Danang yang dievakuasi ke kapal Pertamina rencananya akan disandarkan di Tuban, Jawa Timur, sebelum dipulangkan ke Klaten.
Sementara itu, pihak keluarga, khususnya sang ayah, telah bersiap menuju ke posko pencarian untuk memantau langsung proses pencarian Bagus. Menurut Yasin, aktivitas pengiriman barang ekspedisi perabotan ke daerah Banjarmasin hingga Balikpapan sebenarnya merupakan rutinitas bulanan bagi kedua korban.
Namun, penggunaan jasa kapal KM Virgo Transport tersebut merupakan yang pertama kalinya bagi mereka. "Setiap bulan memang rutin kirim muatan ke Banjarmasin atau Balikpapan. Tapi tidak pernah naik kapal itu, biasanya pakai kapal lain. Baru kali ini mereka menggunakan armada kapal tersebut," tambahnya.
Pihak Pemdes Lumbungkerep bersama warga setempat terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan berharap Bagus dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (ren/laz)
Sumber: Radar Solo
Editor : Winda Atika Ira PuspitaSumber : Radar Solo