RADAR PURWOREJO - Niat baik berujung duka. Marto Wiyono (69), petani asal Dusun Sawit, Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, tewas setelah terjebak kobaran api yang menghanguskan ladang pada Minggu (27/9/2026) sore.
Insiden kebakaran ini diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Api awalnya melalap lahan tetangga korban.
Melihat situasi tersebut, Marto merasa panik dan spontan bergerak untuk membantu memadamkannya.
Baca Juga: Marak Penambangan Pasir di Sungai Progo, Warga Sambeng Protes hingga Pasang Bendera Setengah Tiang
Sayangnya, api dengan cepat menjalar dan membesar.
Korban terkepung di tengah lahan yang terbakar hingga tak sanggup menyelamatkan diri.
Jasad korban akhirnya ditemukan di kawasan rumpun bambu dalam kondisi tak bernyawa.
Melansir dari Radar Solo, Camat Jatiyoso, Mahmud Aziz Arifin, mengonfirmasi bahwa korban sempat berusaha menjinakkan api saat menyadari lahan sekitarnya terbakar.
“Korban terjebak di lokasi kebakaran dan gagal meloloskan diri setelah panik ingin memadamkan api yang awalnya membakar lahan milik tetangganya,” jelas Mahmud, Senin (28/9/2026) siang.
Baca Juga: Konser The Weeknd dan Pestapora Sumbang Perputaran Uang Rp 250 Miliar di Jakarta
Di sisi lain, catatan BPBD Karanganyar menunjukkan bahwa kemunculan api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.00 oleh istri korban, Kiyem.
Saat itu, ia melihat seseorang tengah melakukan pembakaran lahan (tunon) di belakang rumah.
Api lantas merambat hingga menghanguskan area sekitar. Kepala Dusun Sawit, Sunarso, bersama relawan Wukir Siaga dan warga bergegas melakukan pemadaman.
Di tengah proses penanganan, warga mendapati korban telah terkepung api di area ladang.
Marto ditemukan di sekitar rumpun bambu dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Pakai Talent Pool, ASN Tak Bisa Ngendok di Satu Jabatan Saja
Aparat dan warga segera mengamankan tempat kejadian serta berkoordinasi dengan Pemdes Wukirsawit.
Kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh relawan dan masyarakat.
Pemicu awal diduga berasal dari aktivitas pembakaran ladang.
Kondisi vegetasi yang gersang di musim kemarau makin mempercepat penyebaran api.
Pemerintah Desa Wukirsawit pun mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dan tidak membakar lahan secara sembarangan, terutama saat cuaca kering.
Musibah ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Penanganan di lapangan dilakukan secara bergotong royong, dan laporan resmi telah disampaikan ke BPBD Karanganyar.
Editor : Meitika Candra Lantiva