SOLO - Suara panggilan minta tolong dari dalam sumur membuat keluarga Pipit, 32, panik. Warga Kampung Sukomulyo RT 6 RW 11, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, itu ternyata tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 8–10 meter, Selasa (6/10) siang.
Beruntung, Pipit masih dalam kondisi sadar saat ditemukan. Ia bahkan sempat memanggil keluarganya dari dalam sumur hingga keberadaannya diketahui.
Kepala Jaga Harian (Kagahar) Basarnas Solo Bina Proklamanta mengatakan, laporan kejadian tersebut diterima sekitar pukul 11.30. Warga kemudian melaporkan kejadian itu melalui ketua RT sebelum diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran dan Basarnas.
Baca Juga: Bea Cukai Solo Musnahkan 12,8 Juta Rokok Ilegal
“Korban masih dalam keadaan sadar. Korban memanggil-manggil, kemudian keluarga mencari dan ternyata posisinya berada di dalam sumur,” kata Bina.
Bina memperkirakan korban berada di dalam sumur selama sekitar 5–10 menit sebelum ditemukan. Saat petugas tiba, korban diketahui berada di permukaan air.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi dengan metode mechanical advantage system untuk menarik korban dari dalam sumur. Karena sumur merupakan ruang terbatas, proses evakuasi juga menerapkan metode confined space rescue.
Baca Juga: Hendak Melayat ke Yogyakarta, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk Saat Ganti Ban di Tol Jogja-Solo
Evakuasi berlangsung sekitar 15–30 menit. Korban akhirnya berhasil diangkat dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Untuk proses evakuasi tadi kurang lebih dilaksanakan 15 sampai 30 menit. Dievakuasi dalam keadaan selamat dan sekarang posisi korban sudah dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Saat ditemukan, Pipit mengalami syok, lemas, dan menggigil kedinginan. Meski demikian, kesadarannya masih baik. “Untuk kondisi hanya mengalami syok saja. Syok kemudian lemas dan menggigil kedinginan,” ungkap Bina.
Belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa tercebur. Pihak keluarga maupun saksi tidak mengetahui kejadian tersebut secara langsung. Dugaan sementara, Pipit terpeleset hingga jatuh ke dalam sumur. “Tadi jatuhnya untuk saksi pun kurang tahu. Dugaan sementara terpeleset,” ujarnya.
Baca Juga: Cukup Bayar Rp 25 Ribu, Wahana Gondola Baru Ketep Pass Diserbu 200 Pengunjung per Hari
Bina mengatakan, jarak dari permukaan tanah hingga permukaan air di dalam sumur diperkirakan mencapai 8–10 meter. Sementara kedalaman air belum diketahui karena ketika ditemukan, korban berada di permukaan air.
“Kurang lebih dari atas ke permukaan air sekitar 8 sampai 10 meter. Untuk kedalaman air belum tahu karena posisi korban tadi di permukaan,” tandasnya. (atn/laz)
Sumber : Radar Solo