SOLO - Maraknya kabel penyedia jasa layanan internet (Internet Service Provider/ISP) yang kendur hingga semrawut di kawasan permukiman kembali memicu kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sragen.
Peristiwa nahas tersebut menimpa satu keluarga warga RT 27/RW 00 Desa Plosorejo, Kelurahan Tunggul, Kecamatan Gondang, pada pekan lalu.
Informasi yang dihimpun, insiden bermula saat satu sepeda motor yang ditumpangi tiga orang terdiri dari inisial T, S, serta anak dari T melintas di wilayah Kecamatan Gondang. Di tengah perjalanan, motor yang mereka kendarai terjerat untaian kabel wifi di jalan raya.
Baca Juga: Sambut Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Dorong Kolaborasi Penyuluh KUA dan Generasi Muda
Akibat kecelakaan tersebut, S mengalami luka parah hingga retak pada bagian rahang. Sementara itu, T dan anaknya yang turut membonceng mengalami luka-luka ringan.
Kasus ini menambah panjang daftar warga yang menjadi korban akibat semrawut dan rendahnya pengawasan terhadap bentangan kabel internet di jalan umum wilayah Sragen.
Saat dikonfirmasi, marketing dari pihak ISP PT Akses Koneksi Aman reseller yang berkantor di Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Alan menyampaikan pihaknya sudah menerima laporan insiden tersebut dan sedang menjalankan prosedur penanganan.
Baca Juga: WJNC 2026 Tutup Malioboro, PT KAI Daop 6 Imbau Penumpang KA di Jogja Berangkat Lebih Awal
”Setiap ada kejadian, SOP kantor kami langsung menerjunkan tim ke TKP dan membawa korban ke rumah sakit. Petugas administrasi kami juga mendatangi yang bersangkutan untuk mengambil data kronologi,” terang Alan, Jumat (9/10/2026).
Alan menjelaskan, proses penanganan insiden saat ini melibatkan olah tempat kejadian perkara bersama pihak teknis serta kepolisian untuk menguji tingkat keterlibatan material jaringan milik mereka.
”Korban sudah ditemui oleh tim kami. Saat ini prosesnya sedang berjalan sampai tahap tertentu dan kami terus berkomunikasi mengenai penanganan korban,” tambah Alan.
Mengenai kompensasi dan pengobatan korban, pihaknya menyatakan siap bertanggung jawab sesuai mekanisme perusahaan dan hasil verifikasi di lapangan.
Warga pun berharap kejadian serupa tidak terus berulang dan pihak penyedia layanan internet segera merapikan untaian kabel yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Terkait kejadian itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sragen Dwiyanto mengaku belum menerima laporan resmi maupun pembaruan informasi mengenai peristiwa tersebut saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Kejari Kota Magelang Berhasil Selamatkan Rp 292 Juta dari Kasus Kredit Bank Magelang
”Wah, saya belum tahu kalau di Gondang. Teman-teman belum update,” ujar Dwiyanto.
Menanggapi kabar mengenai adanya korban luka, termasuk seorang warga yang mengalami patah tulang rahang dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD, Dwiyanto menyatakan akan segera berkoordinasi dengan jajarannya serta pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
”Nanti saya konfirmasi ke teman-teman dulu,” tandasnya. (din/adi/laz)
Sumber : Radar Solo