Sekda Pemkot Jogja Aman Yuriadijaya menyebut, pemantauan dilakukan di beberapa titik. Salah satunya di CV Pangan Sejahtera Jalan KHA Dahlan. “Secara prinsip, ketersediaan bahan yang sangat berpengaruh pada saat Ramadan ini maupun Lebaran relatif stabil,” ujarnya, kemarin (6/4).
Aman memastikan, aliran distribusi bapok tidak bermasalah. Mulai dari distributor di hulu, sampai ke tingkat hilir pada konsumen. “Bahkan (CV Pangan Sejahtera, Red) punya pelanggan industri bakpia. Alhamdulillah berjalan dengan baik tidak ada persoalan yang berarti,” ucapnya. Terkait dengan antisipasi penimbunan, Aman percaya warganya paham dan miliki kesadaran pentingnya stabilitas ketersediaan bapok di pasaran. Oleh karenanya, Aman mengharapkan konsistensi sikap masyarakat sebagai pelaku ekonomi. “Kami dari TPID juga tidak hanya menyasar pelaku. Tapi juga masyarakat untuk membangun stabilitas dalam berbelanja,” lontarnya.
Terjaganya stabilitas, kata Aman, menguntungkan dua sisi. Bukan hanya distributor, tapi juga konsumen. Sehingga potensi kemungkinan penimbunan terhindarkan. Lantaran daya serap pasar terkendali, ketersediaannya pun mencukupi. “Insya Allah semua berjalan dengan lancar,” tegasnya.
Melalui kesadaran masyarakat dan distributor, Aman pun berharap tidak terjadi lonjakan harga bapok. Kendati berdasar pantauannya, mulai terjadi rangkakan harga untuk sejumlah komoditas. “Dari sisi harga, Alhamdulillah tidak terlalu banyak mengalami perubahan fluktuasi. Meskipun kami baru satu titik, saya sudah mendapat informasi dari Dinper, secara umum kami bisa mengatakan bahwa kondisinya terkendali,” tandasnya.
Pemilik CV Pangan Sejahtera Tejo Yuwono membeberkan, usahanya bergerak dalam perdagangan bahan kue. Antara lain gula, terigu, minyak, tapioka, keju, margarin, dan beragam bahan bakery serta kue tradisional. “Lancar semua,” tegasnya.
Tejo mengaku permintaan di tokonya belum melonjak. Sebab puasa baru berjalan sekitar dua minggu. “Belum tahu, biasanya (mulai ramai, Red) minggu ketiga. Kalau sekarang masih sepi. Pokoknya H-7 Lebaran pasti ramai,” ungkapnya. (fat/din) Editor : Administrator