Pelepasan kontingen DIJ ditandai dengan penyematan jaket kontingen DIJ oleh Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto kepada perwakilan atlet dan pelatih. Djoko Pekik mengatakan, 103 atlet dan ofisial yang dilepas ini adalah pasukan pertama kontingen DIJ yang akan berlaga menuju ke PON 2024. Sehingga ini menjadi poin penting agar atlet DIJ yang menyusul berikutnya punya semangat yang sama seperti yang berangkat di kloter pertama.
Tentunya di bawah arahan pelatih tiap cabor dan subcabor, para atlet diharapkan bisa mencapai targetnya masing-masing. Meskipun satuan tugas (satgas) pemusatan latihan daerah (puslatda) KONI DIJ punya targetnya sendiri. “Namun utamanya adalah target masing-masing atlet dan cabor,” kata Djoko Pekik.
KONI DIJ sudah melakukan persiapan cukup lama. Bahkan untuk beberapa cabor sudah dimulai sejak April 2022. Sedangkan latihan secara masif sebagian besar dimulai pada bulan Januari 2023. KONI DIJ berharap kontingen DIJ bisa membawa hasil maksimal di BK PON. Harapannya, DIJ bisa membawa pasukan yang lumayan besar ke PON 2024 dengan meloloskan minimal 250 atlet. “Dibandingkan dengan saat PON 2021 Papua hanya berangkat dengan 130 atlet. Jadi kami dorong agar bisa lolos dua kali lipat dibanding PON 2021 Papua lalu,” ujar Djoko Pekik.
Dia menekankan, di sisa waktu menuju BK PON bisa dimaksimalkan dan terus dikawal. Agar jangan sampai para atlet mengalami stres saat BK PON. Di bawah kendali pengda cabor dan satgas KONI DIJ, pihaknya sudah menyiapkan program yang on track selama ini. Ditambah dengan pelatih yang sudah merencanakan dengan periodisasi latihan. Agar saat BK PON bisa mencapai puncak prestasinya. “Tidak usah berpikir soal PON dulu. Fokus soal BK PON dulu. Ini yang berangkat 103 harapannya semua bisa lolos. Bismillah,” imbuhnya.
Dalam kloter pertama ini, tiga cabor yang diberangkatkan ke BK PON adalah atletik, gateball, dan akuatik. Kontingen atletik DIJ memberangkatkan 19 atlet dan lima ofisial dan akan berlaga di Solo pada 20-26 Juni. Sementara untuk gateball, 26 atlet dan delapan ofisial akan turun di BK PON pada 21-25 Juni di Serpong, Tangerang Selatan.
Cabor akuatik mengirim tiga subcabor pada pelepasan BK PON kloter pertama ini. Yakni renang lintasan, polo air, dan renang perairan terbuka. Renang lintasan diperkuat empat atlet dan dua official yang akan berlaga di Jakarta pada 10-11 Juni. Subcabor polo air mengirim 26 atlet dan empat ofisial dalam BK PON di Jakarta pada 13-18 Juni. Sementara BK PON renang perairan terbuka akan digelar di Wisata Bahari Lamongan pada 25-26 Juni. DIJ menerjunkan enam atlet dan tiga ofisial dalam subcabor renang perairan terbuka. (tyo/din)