Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Hilang sejak Senin, Andi Ditemukan Selamat, Meringkuk tanpa Baju di Hutan Dlingo dengan Kondisi Lemas

Administrator • Kamis, 10 Agustus 2023 | 15:12 WIB
EVAKUASI: Petugas Basarnas Jogjakarta saat melakukan pencarian survivor bernama Andi Saputra yang sudah hilang sejak Senin (7/8/23).Dokumentasi Basarnas Jogjakarta 
EVAKUASI: Petugas Basarnas Jogjakarta saat melakukan pencarian survivor bernama Andi Saputra yang sudah hilang sejak Senin (7/8/23).Dokumentasi Basarnas Jogjakarta 
RADAR PURWOREJO - Remaja yang hilang di hutan Dlingo, Bantul ditemukan dalam kondisi selamat Senin (9/8/23). Survivor atas nama Andi Saputra, 15, warga Kapingan RT 02, Temuwuh, Dlingo, Bantul ditemukan pukul 15.40. Sebelumnya, korban telah hilang sejak Senin (7/8/23).

Kepala Kantor Basarnas Jogjakarta Kamal Riswandi mengatakan, pencarian pada Rabu dimulai sejak pagi pukul 07.00. Pada pencarian hari kedua itu, tim SAR gabungan yang terlibat berjumlah kurang lebih 70 personel. Dibagi dalam dua tim yang akan menyisir dalam radius sekitar Hutan Dlingo. Tim SAR gabungan menerjunkan Search and Rescue Unit (SRU) untuk mencari korban.

Tim SRU 1 mencari di area sisi Timur LKP (Titik C ke Titik D) dengan lebar sapuan 500 meter dengan jarak sapuan 1.000 meter. "Sementara SRU 2 mencari di area sisi barat LKP (Titik B ke titik A) dengan lebar sapuan 500 meter dengan jarak sapuan 1.000 meter,” kata Riswandi.

Baca Juga: Identitas Korban Mutilasi Terungkap usai Dicocokkan dengan Laporan Orang Hilang di Polsek Kasihan

Setelah istirahat siang, tim meneruskan pencarian di area punggungan watu putih Gunung Kelir. Beberapa saat kemudian, personel melihat survivor meringkuk di celah pohon duwet dan semak rerumputan dengan kondisi lemas tanpa menggunakan baju. Survivor selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Klinik Mitra Husada untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanju. “Survivor dalam keadaan lemas dan lapar mengingat survivor sudah tiga hari hilang tanpa makan dan minum,” jelas Riswandi.

Dia menjelaskan, kejadian ini awalnya terjadi sekitar pada Senin (7/8/23) pukul 10.00. Saat itu, korban pamit untuk pergi ke sungai. Dari kronologi yang diterima, korban pergi dan bertemu tetangganya di jalan. "Ditanya (ke mana, Red), bilang mau ke Kali Panjang," kata Riswandi.

Tetangga korban sempat mengajak untuk pulang ke rumah. Namun, korban menolak dan tetap pergi ke sungai. Hal ini membuat tetangganya langsung melapor kepada ibu korban, Tumiyati. Ibu korban akhirnya mengejar korban ke arah sungai. Meski begitu, Tumiyati kehilangan jejak. "HP survivor ditemukan di bawah pohon bambu Kali Dong Parang," jelas Riswandi.

Baca Juga: Tak Pernah Terima Laporan Orang Hilang

Pencarian sendiri baru dimulai Selasa (8/8/23) dan berakhir pukul 18.00 pada hari itu. Kemudian dilajutkan pada Rabu. Saat ditemukan, survivor berjarak 877 meter dari lokasi penemuan handphone milik survivor. “Dengan ditemukan survivor, operasi SAR kondisi membahayakan manusia satu orang hilang di hutan Dlingo dinyatakan ditutup dan semua unsur Tim SAR Gabungan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tandasnya. (tyo/eno)
FOKUS: Kasiops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf M. Ibrahim Muchtar dan Kasiter Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Kav Agus Waluyo menyimak paparan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Joko Purnomo. (Penrem)
FOKUS: Kasiops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf M. Ibrahim Muchtar dan Kasiter Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Kav Agus Waluyo menyimak paparan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Joko Purnomo. (Penrem)
Editor : Administrator
#Bantul #remaja hilang