RADAR PURWOREJO – Kasihumas Polres Kulonprogo AKP Triatmi Noviartuti berpesan kepada masyarakat, untuk waspada dan berhati-hati dalam menyimpan barang. Meskipun itu di lingkungan sekolah. Pesan itu dia sampaikan merespons kasus di SD Negeri Kemukus, Tanjungharjo, Nanggulan, kemarin (15/1).
Kejadiannya, sejumlah guru kehilangan barang-barang berharga saat ditinggal melaksanakan upacara bendera. Awalnya, seorang guru bernama Wahyuni ingin mengambil handphone yang tertinggal di ruang guru. Akan tetapi ia tidak dapat menemukan handphone miliknya yang tertinggal di mejanya. Wahyuni sempat mencari handphone miliknya di sekeliling ruang guru, namun tetap tak ditemukan. Ia pun meminta bantuan kepada guru lainnya untuk mencari. Namun, usaha mereka tak membuahkan hasil.
Di saat yang bersamaan, ternyata ada guru lain juga mengalami kejadian yang sama. Beberapa barang yang semula ditinggal di ruang guru, ternyata juga hilang. Di antaranya, tiga buah tas, dua handphone, empat dompet yang berisi surat berharga dan uang tunai. Jumlah uang tunai milik para guru yang ikut hilang pada kejadian itu sebesar, Rp 2,7 juta."P elaku memanfaatkan kelengahan, ketika upacara bendera dilaksanakan," jelasnya.
Atas kejadian ini kerugian yang dialami para korban, diperkirakan sekitar Rp 18,5 juta. Menerima laporan ini, pihaknya langsun dilakukan penyelidikan. Ia juga berpesan kepada masyarakat, untuk waspada dan berhati-hati dalam menyimpan barang. (cr7/din)
Editor : Satria Pradika