Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dukung UMK, Pemkab Bantul Berencana Tambah Koneksi Internet Gratis

Gregorius Bramantyo • Rabu, 24 Januari 2024 | 18:45 WIB
Subkoordinator Kelompok Substansi Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah Diskominfo Bantul Machmud Murdiyanto.
Subkoordinator Kelompok Substansi Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah Diskominfo Bantul Machmud Murdiyanto.

RADAR PURWOREJO - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul berupaya mendorong berkembangnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMK). Hal ini diwujudkan dengan menambah koneksi internet gratis melalui jaringan Fiber Optic (FO) dan WiFi publik di beberapa lokasi.

Subkoordinator Kelompok Substansi Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah Diskominfo Bantul Machmud Murdiyanto mengatakan, penambahan jaringan FO dan WiFi publik masih dalam proses perencanaan. Sehingga dia belum dapat memastikan berapa jumlah jaringan FO dan WiFi publik yang akan ditambah pada tahun ini.

Pada 2024, Pemkab Bantul mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul sekitar Rp 824 juta untuk penyediaan jaringan FO. Ditambah Rp 170 juta dari dana keistimewaan (danais) untuk penambahan WiFi publik.

“Literasi digital bisa terlaksana dengan adanya pembangunan infrastruktur jaringan internet,” katanya saat ditemui di kantornya kemarin (23/1).

Menurutnya, saat ini WiFi publik telah ada di enam lokasi yang menjadi sentral pemasaran pelaku UMKM. Yaitu di Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), Lapangan Paseban, Taman Milenial, Taman Adipura, Joglo Parangtritis, dan Lapangan Trirenggo.

Keenam lokasi tersebut dinilai potensial untuk menjadi lokasi bagi pemasaran produk UMKM. Sehingga Pemkab Bantul menyediakan WiFi publik di lokasi tersebut.

“Salah satu manfaatnya adalah ketika para pelaku usaha di UMKM mampu untuk memanfaatkan ruang digital yang menyediakan fasilitas dan alat untuk menghubungkan pengguna dengan informasi, layanan, atau aktivitas bisnis,” ujarnya.

Selain itu, beberapa WiFi publik juga ada di tingkat kapanewon dan kalurahan. Terutama di sentra UMKM. Menurut Machmud, keberadaan WiFi publik akan mendukung pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis dan produknya. Dengan begitu dapat mendukung pengembangan UMKM di Bantul.

“Banyaknya platform online dengan berbagai kemudahan dan daya tarik layanan yang ada tentunya akan menjadikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk memilih dan menentukan,” ucapnya.

Sementara itu, saat ini belum semua kantor kalurahan di Bantul tersambung jaringan FO. Diskominfo Bantul pun berupaya memperluas jaringan FO agar dapat diakses di setiap kalurahan. “Pembangunan FO untuk meneruskan backbone kami dan menyambungkan beberapa kalurahan yang masih menggunakan jaringan radio link,” jelas Machmud. (tyo/eno)

 

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#pelaku umk #internet gratis #Diskominfo Bantul