Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Truk Gendong Excavator Tak Kuat Menanjak, Mundur Lantas Tabrak Pagar dan Mushola Sekolah

Andi May • Minggu, 11 Februari 2024 | 02:03 WIB
ORA KUAT: Insiden truk tak kuat menanjak dan berjalan mundur menghantam bangunan SDN 2 Trowono Kepek, Saptosari, Gunungkidul, Sabtu (10/2) pagi.
ORA KUAT: Insiden truk tak kuat menanjak dan berjalan mundur menghantam bangunan SDN 2 Trowono Kepek, Saptosari, Gunungkidul, Sabtu (10/2) pagi.
 
GUNUNGKIDUL - Truk menabrak pagar sekolah. Itu terjadi di Kapanewon Saptosari, Gunungkidul. Tepatnya, di Jalan Desa Kepek, Saptosari, Sabtu (10/2) sekitar pukul 09.00 WIB. 
 
Truk yang "menggendong" alat berat berupa excavator tak kuat menanjak.
 
Truk lalu bergerak mundur. Lantad, menghantam pagar sekolah di Kapanewon Saptosari, Gunungkidul. 
 
Sekolah itu yakni SDN Trowono 2 Kepek. Akibatnya, bangunan pagar dan gedung mushola hancur ditabrak bodi belakang kendaraan roda 10 itu. 
 
Kapolsek Saptosati AKP Suyanto membenarkan insiden truk yang memuat excavator menabrak bangunan sekolah akibat tidak kuat menanjak. 
 
"Kendaraan bermobil jenis Fuso dengan muatan satu unit excavator tidak mampu menanjak dan menabrak pagar SD Trowono 2 Desa Kepek," ujar Suyanto. 
 
Truk 10 roda berwarna hijau dengan nomor polisi  B 9677 SYK itu dikemudikan oleh Agus Cahyadi warga Magelang, Jawa Tengah (Jateng). 
 
"Truk bergerak dari arah Selatan ke Utara, sewaktu melewati jalan menanjak tepatnya di depan SDN Trowono, secara tiba-tiba truk tidak mampu menanjak hingga akhirnya mundur," ucapnya. 
 
Suyanto menerangkan, pengemudi truk telat saat mengoper gigi sehingga tidak kuat untuk menanjak dan spontan membanting stir ke kiri untuk menghentikan laju mobil lalu menghantam bangunan sekolah. 
 
 
"Sopir kurang konsentrasi saat melewati jalur menanjak dan telat mengoper gigi yang mengakibatkan kecelakaan terjadi," terangnya. 
 
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa atau  luka dalam insiden itu. Suyanto mengatakan, sekolah dalam kondisi tak ada aktifitas dikarenakan hari libur. "Sopir mobil juga dalam keadaan selamat," ungkapnya. 
 
Meskipun demikian, kerusakan pagar sekolah kurang lebih sepanjang tiga meter dengan estimasi kerugian ditaksir mencapai enam juta rupiah. Sedangkan truk mengalami kerusakan pada bamper belakang. 
 
 
"Kendaraan telah dievakuasi," paparnya.
 
Siwi Rohni Astuti, saksi mata, mengaku, sempat mendengar suara kendaraan truk yang berusaha untuk mengerem.
 
"Namun tidak berhasil, tiba-tiba mobil mundur dan menghantam pagar sekolah," ujarnya kepada awak media. 
 
Rohni menyebut, kondisi jalan yang lumayan tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk kendaraan alat berat untuk melewati jalur tersebut. "Rata-rata truk yang lewat di sini hampir tidak kuat menanjak," ucapnya. (cr6)
Editor : Amin Surachmad
#truk #Saptosari #tak kuat menanjak