RADAR PURWOREJO - Dua pelajar kedapatan mencopot bendera partai politik (parpol) di wilayah Bantul. Bukan merupakan anggota maupun petugas partai, keduanya mengambil bendera untuk keperluan pribadi.
"Alasan mencopot bendera saat ditanya bertujuan untuk geber kandang ayam atau penghalang angin," ujar Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry kemarin (11/2).
Pencopotan dilakukan oleh anak laki-laki berinisal DWB, 16, dan JV, 14, sekitar pukul 11.00. Dilakukan dengan tangan kosong tanpa alat bantu. "Dengan cara dilepas talinya dan ditarik paksa menggunakan tangan," sebut Jeffry.
Setelah mendapatkannya bendera partai itu, ditempatkan di jok motor yang digunakan keduanya. Total ada delapan bendera yang dicopot keduanya.
Sebelumnya, kedua warga Sentolo, Kulon Progo ini berangkat salawatan ke Gamping, Sleman pada Sabtu (10/2) malam. Keduanya bersama delapan teman lainnya. Namun, sepulangnya dari acara tersebut, keduanya ke luar rumah lagi. Sesaat memasuki wilayaha Pandak dan Pajangan, keduanya mencopoti bendera partai serta bendera ormas Islam.
Berhasil mendapatkan yang diinginkannya, keduanya malah terciduk warga sekitar. Ada empat orang warga di Pajangan mencegat keduanya karena mengetahui aksi pencopotan yang dilakukan keduanya.
"Warga membuka jok motornya dan didapati delapan bendera itu sehingga menghubungi polisi lantas kedua anak diamankan agar tidak mendapatkan kekerasan main hakim sendiri," ucap Jeffry.
Keduanya diamankan ke Mapolsek Pajangan. Selanjutnya, polisi menghubungi orang tua kedua anak tersebut agar membawa bukti identitas kendaraan yang digunakan keduanya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova