RADAR PURWOREJO - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membangun talut di Padukuhan Melikan, Rongkop, Gunungkidul. Sebagai penguat jalan usaha tani dan perkebunan, talut sepanjang 600 meter itu menelan anggaran mencapai Rp 300 juta.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Letnan Kolonel Kav Anton Wahyudo mengatakan, dana pembangunan talut berasal dari APBD DIJ dan APBD Gunungkidul.
“APBD DIJ sebesar Rp 75 juta dan APBD Gunungkidul sebesar Rp 225 juta,” ujar Anton kemarin (21/2).
Anton menjelaskan, pembangunan talut akan berlangsung selama 30 hari. Dengan waktu pelaksanaan dimulai 20 Februari sampai 20 Maret. Tak hanya membangun talud, satu unit pos ronda, pengecetan masjid padukuhan, dan perbaikan dua unit RTLH di Padukuhan Melikan dan Ngampiran akan turut dilakukan.
Selain pembangunan infrastruktur, TNI juga akan menyasar peningkatan non-fisik/ Seperti memberikan materi wawasan kebangsaan, kamtibmas, bahaya narkoba, UMKM dan edukasi stunting pada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, TMMD merupakan bentuk kerja sama dan gotong royong antara TNI dan masyarakat. “Saya kira program TMMD dapat berjalan dengan lancar,” ujar Sunaryanta.
Pembangunan talut dan perbaikan infrastruktur melalui program TMMD, menurutnya, dapat membangkitkan serta mendorong percepatan program peningkatan kesejahtaraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Pembangunan dilaksanakan dengan semangat gotong royong dan kebersamaan antara masyarakat dan TNI,” tandasnya. (cr6/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova