RADAR PURWOREJO - Kasus pencurian dengan modus ganjal ATM di Kabupaten Bantul sudah terjadi empat kali. Pelaku dari keempat peristiwa tersebut, masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menyampaikan, keempat peristiwa tersebut terjadi sepanjang Februari. Modus dari kasus ini, diawali dengan kartu ATM korban yang tertelan mesin. Peristiwa terakhir yang terjadi yakni pada Minggu (25/2) lalu. Korbannya adalah Ummi, warga Bantul yang sedang akses ATM dan mengalami error. Lantas ada orang yang membantunya.
Setelah itu, Ummi menyadari uang di rekeningnya berkurang sebesar Rp 4,3 juta. Atas kejadian itu korban melaporkannya kepada pihak kepolisian. Selain itu, ada juga korban lainnya. Misalnya, Rizka yang mengalami kerugian paling besar mencapai Rp 38 juta. Modus yang dialaminya juga sama. Dia dibantu seseorang tidak dikenal dan memasukkan pinnya. Lantas, uang di dalam rekeningnya raib.
Oleh karena itu, Jeffry mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan hati-hati. Jangan sampai menjadi korban kejahatan transaksi di ATM. "Diusahakan jika ingin menarik uang atau bertransaksi pada mesin ATM, lokasinya aman dan ada petugas keamanan internal seperti satpam," imbaunya.
Selain itu, masyarakat harus memperhatikan kondisi di sekitar ATM. Serta mengecek kondisi lubang ATM tempat memasukkan kartu. Untuk memastikan tidak ada alat yang dapat mengganjal. “Jangan meminta bantuan kepada orang yang bukan petugas resmi. Jangan sampai memberitahukan PIN,” pintanya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova