RADAR PURWOREJO - Datangnya bulan suci Ramadan turut disambut antusias oleh pemuda Gembongan, Sukerono, Sentolo. Hal ini dilakukan dengan menghiasi lingkungan masjid dengan pernak-pernik khas Ramadan. Anggarannya, diperoleh dari patungan pemuda Masjid Al-Fatah sejak enam bulan lalu.
Ketua panitia Ramadan Masjid Al-Fatah Muhammad Tsakib menjelaskan, rata-rata pemuda masjid masih duduk di bangku sekolah. Sehingga kebanyakan dari mereka menyisihkan uang saku mereka untuk ikut serta dalam mengumpulkan dana.
Usaha mereka juga tak terlepas dalam mempersiapkan hiasan yang dijajar di sekitaran masjid. Menurut Tsakib, pihaknya mempersiapkan pernak-pernik sejak tiga bulan. Dengan mengerahkan seluruh pemuda masjid. "Macam-macam hiasan, seperti lampu, kertas warna-warni, dan dekorasi lainnya," ucap Tsakib.
Tsakib menjelaskan, beberapa dekorasi dibuat sendiri. Seperti lampion, pohon harapan, dan kerajinan kertas. Selain untuk menambah variasi, sekaligus menekan biaya pengeluaran. Mengingat dekorasi di seputaran masjid menghabiskan dana sekitar Rp 6 juta. "Yang paling mahal justru untuk instalasi listrik dan lampu yang digunakan," ucapnya.
Lima macam warna lampu LED, akan menghiasi jalan menuju masjid. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian agar masyarakat lebih bisa menikmati beribadah di masjid. Menurutnya unsur kenyaman perlu ditimbulkan dengan adanya penerangan yang indah. "Masyarakat banyak yang berswafoto di sekitar lampu, sambil menunggu ibadah tarawih," sebut Tsakib.
Tujuan lain pembuatan dekorasi Ramadan, juga berkaitan untuk meningkatkan kunjungan anak-anak ke masjid. Tsakib menjelaskan, anak-anak cenderung akan datang ke suatu tempat apabila tempat itu ramai dan meriah.
Kegiatan yang dilakukan Tsakib dan pemuda masjid, sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. Mereka mengaku memang menikmati mendekorasi masjid dan diniatkan sebagai laku ibadah. Yang berupa mengajak masyarakat untuk beribadah di masjid.
Sementara itu, warga setempat Ardinah mengaku, dekorasi tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya. Terlebih dengan adanya lampu sepanjang jalan menuju masjid. Hal ini pun terbukti mampu membuat anak-anak semakin tertarik untuk mendatangi masjid. (cr7/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova