RADAR PURWOREJO - Pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Seksi 2 akan dihentikan sementara waktu. Baik itu proses pembangunan infrastruktur tol penggunaan alat berat dan armada pengangkut material.
Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, pihaknya akan mulai menghentikan sementara operasional truk-truk pengangkut material mulai Jumat (5/4) mendatang. Kemudian untuk aktivitas alat berat dan pembangunan tol akan mulai berhenti total pada Minggu (7/4).
Agung mengungkap, pemberhentian sementara aktivitas proyek pembangunan Tol Jogja-Solo itu akan berlangsung selama sepekan. Artinya, pelaksana proyek akan kembali melanjutkan pengerjaan tol tersebut pada Senin (15/4) mendatang.
“Sesuai arahan dishub,” ujar Agung saat dikonfirmasi kemarin (29/3).
Lebih lanjut, dia membeberkan, bahwa pelaksana proyek juga tidak akan menerapkan rekayasa lalu lintas di ring road utara seperti beberapa waktu lalu. Sebab untuk aktivitas proyek berupa pelebaran di jalan utama tersebut sudah rampung.
Menurut Agung, belum lama ini pihaknya juga telah menyelesaikan proses perbaikan aspal atau patching di ruas jalan ring road utara. Dengan upaya tersebut diharapkan nantinya bisa menambah kelancaran ketika kendaraan.
“Kemarin kami lakukan patching jalan di ring road, kami tambal yang lubang-lubang,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Arip Pramana menyampaikan, bahwa pembatasan operasional kendaraan barang termasuk truk pengangkut material tol sudah diatur pemerintah pusat. Yakni melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor: KP-DRJD 1305 Tahun 2024, SKB/67/11/2024, 40/KPTS/Db/2024 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2024/1445 H pada 5 Maret 2024.
Arip menjelaskan, pembatasan kendaraan angkutan barang non-logistik itu diberlakukan mulai 5 April pukul 09.00. Kemudian akan berakhir pada hari Selasa, 16 April pukul 08.00.
“Dari hasil koordinasi kami beberapa waktu lalu pengelola jalan tol juga sudah mengetahui SKB itu, dan akan menghentikan sementara operasional seperti yang sudah ditentukan,” katanya. (inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova