Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Petugas Kebersihan di Sleman Tetap Disiagakan saat Libur Lebaran

Iwan Nurwanto • Senin, 1 April 2024 | 18:00 WIB

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Epiphana Kristiyani.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Epiphana Kristiyani.

RADAR PURWOREJO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman dipastikan tetap menyiagakan petugas kebersihan selama cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya timbunan sampah.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Epiphana Kristiyani mengatakan, pelayanan persampahan memang akan tetap dilakukan setiap hari. Termasuk selama cuti bersama. Pelayanan sampah hanya libur pada saat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau 10-11 April.

 

Selain pelayanan persampahan, Epiphana mengaku, kegiatan penyapuan juga tetap akan dilakukan. Hanya, khusus saat pelaksanaan salat Ied, petugas melakukan pembersihan di Lapangan Denggung saja.

 

“Karena untuk salat Ied lapangan kan tidak mungkin kotor, untuk tim sapu ada 30-50 orang. Namun kami hanya melayani Lapangan Denggung saja,” tegas Epiphana kemarin (31/3).

 

Dia melanjutkan, bahwa masyarakat juga dapat mengajukan permohonan layanan pemotongan rumput dan penyiraman lapangan untuk kegiatan ibadah salat Ied. Permohonannya bisa diajukan masyarakat dari 25 Maret sampai 6 April, dengan ketentuan satu hari satu lapangan.

 

Kemudian, masyarakat pun dipersilakan untuk memanfaatkan lapangan yang masih dalam masa pemeliharaan untuk kegiatan salat Ied berjamaah. Syaratnya dengan mengajukan surat pinjam kepada DLH Sleman dan diketahui lurah setempat.

 

Sementara terkait bidang pertamanan, dia memastikan, kalau DLH Sleman tetap melakukan pemeliharaan pada taman-taman di area kota. Kegiatan tersebut nantinya akan dilakukan oleh personel yang sudah disiapkan instansinya. “Sepuluh petugas per hari,” sebut Epiphana.

 

Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meminta, agar masyarakat bisa memanfaatkan sampah organik. Hal tersebut penting agar pemerintah dan masyarakat bisa saling bekerjasama untuk mengatasi permasalahan sampah. Terlebih dengan ditutupnya TPST Piyungan pada bulan ini.

 

Dia pun mengajak, agar masyarakat bisa berkreasi dan memanfaatkan sampah menjadi barang yang bermanfaat. Seperti diolah menjadi sabun dan lilin minyak jelantah, tepung ampas kelapa, hingga hand sanitizer eco enzyme. Sebagai upaya pengelolaan sampah rumah tangga ataupun sampah organik.

 

“Semoga kita dapat sesarengan, bersama-sama, untuk mengatasi permasalahan sampah di Sleman,” ucap Kustini dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) beberapa waktu lalu. (inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#DLH Sleman #Lebaran