JOGJA - Pergerakan masyarakat yang keluar masuk wilayah Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) relatif tinggi di hari ke 4 pascalebaran. Hal tersebut dapat dilihat dari mobilitas manusia yang mengakses transportasi kereta api di stasiun wilayah Daop 6 dan data kendaraan yang mengakses Jalur Fungsional Tol Jogja - Solo.
Daop 6 Yogyakarta telah mencatat jumlah penumpang pada arus balik Lebaran 2024 relatif tinggi. Jumlah keberangkaran penumpang mengalami lonjakan yang signifikan mulai Jumat hingga Sabtu (13/4/2024).
"Pada Jumat (12/4) terdapat 25.977 pelanggan yang berangkat, kemudian diperkirakan pada Sabtu (13/4) ini sejumlah 24.351 pelanggan berangkat, Minggu (14/4) sejumlah 23.754 pelanggan berangkat, dan Senin (15/4) sejumlah 22.385 berangkat," ujar Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/4/2024).
Ia juga menyampaikan perihal jumlah kedatangan penumpang yang masih relatif tinggi hingga hari ini. Pada Sabtu (13/4) terdapat kedatangan penumpang sebanyak 23.525.
"Pada Minggu diperkirakan 23.285 dan Senin diperkirakan sebanyak 19.740 penumpang," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasamarga Jogja (JMJ) Rudy Hardiansyah menyampaikan bahwa jalur fungsional jalan Tol Jogja-Solo yang telah dioperasikan untuk arus balik telah dilewati ribuan kendaraan pada hari raya idul fitri 2024.
PT JMJ mencatat pada periode arus mudik sebanyak 58.702 kendaraan melewati jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo (Jogja-Solo) Ruas Colomadu s.d Ngawen (Klaten) sepanjang 22 KM.
"Angka ini merupakan jumlah kendaraan yang melewati jalur fungsional selama 6 (enam) hari, yaitu pada 5-11 April 2024 yang beroperasi satu arah dari GT Colomadu (Jalan Tol Trans Jawa) menuju Boyolali dan/atau Kartasura serta menuju Klaten dan/atau Yogyakarta," ujarnya.
Ia menilai volume arus lalu lintas tertinggi terjadi pada H-3 hari raya idul fitri yaitu di tanggal 7 April 2024. Sejumlah 6.924 kendaraan melalui Exit Ngawen (Klaten) yang masih merupakan exit favorit pengguna jalan, sedangkan untuk Exit Ceper Karanganom tercatat sebanyak 2.504 kendaraan.
"Total kendaraan selama 6 hari tersebut terdiri 40.965 kendaraan yang menuju Exit Ngawen (Klaten) dan 17.737 kendaraan menuju Exit Ceper Karanganom," jelasnya.
Selama pengoperasian jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo, Rudy melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi mengakses jalur tersebut. PT JMJ optimis jalan tol fungsional ini juga dapat mendukung arus balik para pemudik atau wisatawan yang ingin kembali ke kota asalnya masing-masing. (oso)
Editor : Heru Pratomo