RADAR PURWOREJO – Harga gabah kering panen (GKP) di Bantul terus merosot sejak awal April. Hal ini karena panen raya yang dilakukan bersamaan di seluruh wilayah.
Salah satu penggiling padi di penggilingan padi Umbul Rejeki di Padukuhan Pandes, Wonokromo Mursidi mengatakan, sejak seminggu terakhir harga GKP di tingkat petani terus menurun. Dari harga normal sekitar Rp 7.000 per kilogram, turun menjadi Rp 5.700 hingga Rp 6.000 per kilogram.
Mursidi menengarai, rendahnya harga GKP disebabkan karena panen raya di seluruh daerah yang berlangsung bersamaan. Yaitu sejak akhir Maret hingga pertengahan April. Akibatnya stok gabah yang melimpah berpengaruh pada turunnya harga GKP. “Karena sebelumnya kan nggak ada yang panen, sekarang di mana-mana pada panen,” ujarnya saat ditemui di Wonokromo, Pleret kemarin (16/4).
Saat panen raya, Mursidi memastikan, gilingan padi tempatnya bakal memproses gabah kering lebih banyak. Bahkan bisa mencapai 300 kilogram per hari. “Kalau biasanya cuma menggiling sekitar 200 kilogram per hari,” jelasnya.
Kini saat harga gabah turun, sebagian besar petani memilih menyimpan atau mengonsumsi hasil panennya sendiri ketimbang menjualnya. Karena dianggap tidak menguntungkan. Meski begitu, Mursidi tidak menampik ada petani yang menjual hasil panen dalam bentuk beras meski jumlahnya hanya sedikit.
Sementara itu, petani di Tamantirto, Kasihan, Bantul Sardjono Sediyo mengatakan, harga GKP juga menurun di tingkat petani. Diikuti dengan penurunan harga beras yakni Rp 14 ribu per kilogram.
Sardjono mengaku hanya menjual hasil panen berupa beras dan tidak pernah menjual gabah. Hal ini dia lakukan karena selisih harga keduanya cukup jauh. Namun menurutnya, dia jarang menjual hasil panen karena lebih banyak disimpan atau dikonsumsi sendiri. Terutama saat harga beras sedang turun seperti saat ini. “Lahan saya rata-rata menghasilkan 7,5 ton per hektare sekali panen,” tuturnya.
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mencatat, harga GKP pada minggu kedua April yakni Rp 5.700 per kilogram. Lalu harga gabah kering giling (GKG) Rp 7 ribu per kilogram. Sementara harga beras Rp 14 ribu per kilogram. Kondisi ini pun sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.
“Panen raya otomatis harga turun karena hukum ekonomi penawaran lebih banyak dari permintaan, maka harga akan turun,” jelas Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Bantul Kusumandari. (tyo/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova