Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Libur Lebaran, Transaksi Wisatawan di Sleman Capai Rp 682 Miliar

Iwan Nurwanto • Sabtu, 20 April 2024 | 12:30 WIB

 

 

JUJUKAN: Wisatawan mengunjungi kawasan objek wisata Kaliurang, Sleman Minggu (21/1). Dinas Pariwisata Sleman menargetkan kunjungan wisata Sleman sebanyak 7,5 juta wisatawan pada tahun ini.
JUJUKAN: Wisatawan mengunjungi kawasan objek wisata Kaliurang, Sleman Minggu (21/1). Dinas Pariwisata Sleman menargetkan kunjungan wisata Sleman sebanyak 7,5 juta wisatawan pada tahun ini.

RADAR PURWOREJO - Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman mencatat jumlah transaksi wisatawan selama libur Lebaran mencapai Rp 682,09 miliar. Sebelumnya, target yang ditentukan hanya berkisar Rp 600 miliar.

 

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid mengatakan, capaian tersebut dapat diraih karena pengeluaran wisatawan selama libur Lebaran rata-ratanya menyentuh Rp 2,01 juta per orang. Meliputi penggunaan untuk biaya akomodasi, pembelian kuliner, retribusi wisata, hingga belanja oleh-oleh di Sleman.

 

“Pencapaian ini berada dalam target range yang ditetapkan antara Rp 1 juta sampai dengan Rp 2,5 juta,” ujar Ishadi kemarin (19/4).

 

Mantan Camat Prambanan itu mengungkap, pihaknya juga mencatat rata-rata lama tinggal wisatawan di Sleman bisa mencapai 2,25 hari. Sementara untuk okupansi hotel selama libur lebaran disebutnya dapat menyentuh capaian 70,43 persen.

 

Dia pun memastikan, hingga berakhirnya masa libur panjang Hari Raya Idul Fitri, tidak ada laporan kejadian luar biasa. Baik terkait kejadian bencana alam, kecelakaan dan kenaikan harga yang tidak wajar terhadap produk dan jasa wisata. “Untuk pariwisata di Sleman kami pastikan aman terkendali,” tegas Ishadi.


Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Sleman Dedie Kusuma mendorong agar dinas pariwisata lebih gencar melakukan promosi pariwisata. Sebab dari hasil pantauan, capaian kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sleman saat libur Lebaran tidak mampu meraih target maksimal.

 

Sebab dari 5-15 April, ada sebanyak 339.261 pergerakan wisatawan. Angka itu gagal menyentuh target maksimal yang sudah dipatok mencapai 450 ribu wisatawan.

 

Dedie menilai, pemerintah yang dalam hal ini Dinas Pariwisata Sleman harus lebih giat dalam melakukan promosi wisata. Entah itu melakukan kunjungan keluar daerah atau melalui media massa. Agar harapannya banyak wisatawan yang berkunjung ke Sleman.

 

Legislatif pun bakal mendukung apabila Pemkab Sleman nantinya terus mengembangkan destinasi wisata berbasis desa atau padukuhan. Sebab dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Baik itu dari pengelolaan destinasi wisata maupun penjualan UMKM. “Kita support,” tegas politisi PDIP itu. (inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#libur Lebarab #wisata sleman