RADAR JOGJA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja memiliki lima mobil ambulans. Tapi satu di antaranya sudah bobrok dan tak bisa digunakan. Pengadaan unit ambulans terakhir pun pada 2016 silam. Tahun ini PMI Kota Jogja kembali melakukan pengadaan ambulans dengan harga sekitar Rp 596 juta.
"Tapi berkat Gusti Prabu (Ketua PMI Kota Jogja GBPH Prabukusumo) kami dapat diskon Rp 100 juta, jadi totalnya Rp 496 juta," kata Plt Ketua PMI Kota Jogja Irjen Pol (Purn) Haka Astana saat launching unit ambulans baru PMI Kota Jogja di Balai kota Jogja Selasa (6/8). Bertepatan dengan peluncuran bulan dana PMI.
Setelah diterima segera dilakukan set up mobil untuk standar ambulans. Nilainya mencapai Rp 150 juta. Menurut Haka untuk proses pengadaan hingga set up mobil ambulans baru ini, PMI Kota Jogja melakukan penghematan anggaran. "Hingga akhirnya terkumpul biaya untuk pengadaan satu unit ambulans baru yang lebih layak," katanya.
Baca Juga: Ritual Adat Yadnya Kasada di Gunung Bromo yang Menyatukan Manusia dan Alam
Baca Juga: Mengenal Karapan Sapi: Perlombaan Atraksi Budaya Unik dari Madura
Untuk pemanfaatannya, masyarakat yang membutuhkan bisa langsung berkontak dengan Posko PMI Kota Jogja sebagai operator. Baik untuk tujuan sosial maupun nonsosial. "Silahkan secara langsung menghubungi posko PMI Kota Jogja," tandas Haka.
Ketika dimintai tanggapannya, Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto dengan bercanda justru berharap fasilitas baru milik PMI Kota Jogja tersebut tidak pernah dimanfaatkan. Menurut dia, jika terus terparkir dan tidak pernah digunakan artinya tidak ada orang sakit yang membutuhkan pertolongan di Kota Jogja. "Guyonane ben terparkir tidak digunakan, artinya masyarakat sehat semua," ujarnya disambut tawa.
Editor : Heru Pratomo