JOGJA - Momen libur panjang sekolah membawa berkah bagi penyedia jasa persewaan atau rental motor di depan Stasiun Lempuyangan, Danurejan, Kota Jogja. Penyedia jasa tersebut diketahui dapat meraup omzet jutaan rupiah dalam sehari.
Pemilik Rental BJ Motor Andri Guski mengatakan, konsumen rental sepeda motor memang naik signifikan setiap musim liburan. Tidak terkecuali musim libur panjang sekolah seperti sekarang.
Andri mengungkap, dari total 45 kendaraan yang disewakannya sudah 30 unit yang habis disewa. Adapun biaya untuk sewa kendaraan juga bervariatif.
Untuk jenis sepeda motor Honda Beat misalnya dibanderol biaya sewa Rp 100 ribu per hari, kemudian jenis Honda Vario Rp 120 ribu per hari, sementara untuk jenis matic besar seperti Honda PCX Rp 150 per hari.
Menurut dia, reata periode penyewaan juga tidak hanya sehari. Ada sebagian konsumen yang menyewa kendaraan hingga dua sampai tiga hari. Sehingga omzet yang didapat oleh penyedia jasa rental motor bisa mencapai jutaan rupiah.
“Kalau motor keluar semua, sehari itu omzetnya bisa sampai Rp 10 juta,” ujar Andri kepada Radar Jogja, Jumat (27/6).
Dia mengakui, usaha rental motor memang cukup berisiko. Karena tidak menutup kemungkinan kendaraan yang disewa bisa saja tidak dikembalikan. Guna mengantisipasi hal tersebut, tiap kendaraan sudah dibenamkan GPS.
Selain itu, Andri mengungkap, pengusaha rental kendaraan juga sudah memiliki komunitas khusus. Sehingga ketika ada kendaraan yang digelapkan bisanya bisa langsung bisa ditemukan.
“Jarang ada yang sampai menggelapkan, karena data penyewa juga sudah kami miliki,” terangnya.
Penyedia jasa sewa kendaraan lain, Marzuki juga mengaku mendapat berkah dari momen libur panjang sekolah. Total delapan kendaraan jenis sepeda motor matic miliknya juga ludes disewa oleh wisatawan
Pemilik Orange Rental itu menyampaikan, pada momen libur panjang sekarang dirinya juga menerapkan tarif khusus.
Misalnya jika pada hari biasa, harga sewa motor jenis Honda Beat hanya berkisar Rp 70 ribu. Namun jika musim libur panjang diterapkan tarif khusus sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu.
Marzuki membeberkan, bagi wisatawan yang ingin menyewa kendaraan bisanya juga sudah diberikan fasilitas seperti helm dan jas hujan. Sementara untuk bahan bakar minyak sudah menjadi tanggungan bagi penyewa.
“Kami juga sudah membuat kesepakatan dengan penyewa, apabila lewat dari jam maka diberikan denda. Misalnya Rp 20 ribu jika lewat satu jam dan seterusnya,” terang Marzuki. (inu/pra)
Editor : Heru Pratomo