KULON PROGO - Yogyakarta International Airport (YIA) terpilih menjadi bandara embarkasi dan debarkasi haji pada 2026. Nantinya, akan ada lebih dari 9.000 jemaah yang akan diberangkatkan langsung ke Arab Saudi.
"Hasil kordinasi terakhir kali ada lebih dari sembilan ribu jemaah, dengan pembagian 26 kloter," ucap General Manager YIA Ruly Artha Minggu (16/11).
Baca Juga: Jawara Modifikator Pamerkan Karya di Pesta Akbar Honda Modif Contest
Untuk mengakomodasi 26 kloter itu, akan disiapkan 26 pesawat terbang. Dalam sehari, minimal satu kloter jemaah haji dapat diterbangkan. Sehingga memakan waktu 26 hari untuk menerbangkan seluruh jemaah.
Akan tetapi, hal ini masih menjadi kajian manajemen YIA. Lantaran, penerbangan jemaah haji bergantung dengan kesediaan airlines. Selain itu, cuaca serta slot flight di bandara tujuan perlu penyesuaian. "Penerbangan diprediksi akan direct ke Arab Saudi," ungkapnya.
Nantinya, hotel di sekitar bandara akan turut diajak kerja sama. Lewat metode hotel buble, calon jemaah haji akan menginap di sekitar bandara. Aktivitas seprti sterilisasi akan dilakukan di dalam are hotel, sebelum diberangkatkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menjelaskan, pemkab berupaya memanfaatkan momentum embarkasi dan debarkasi haji sebagai pembentukan ekonomi daerah. "Tentu momentumnya akan dimanfaatkan, karena untuk mengembangkan ekonomi daerah," ungkapnya. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova