Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Disdag Kulon Progo Akan Gelar Operasi Pasar di Empat Titik, Siapkan 10 Ton per Komoditas

Anom Bagaskoro • Kamis, 4 Desember 2025 | 04:15 WIB
ANTRE: Warga menyerbu stand bahan pokok yang dibuka saat operasi pasar.
ANTRE: Warga menyerbu stand bahan pokok yang dibuka saat operasi pasar.

KULON PROGO - Dinas Perdagangan (Disdag) Kulon Progo segera menggelar operasi pasar (opsar). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang dan saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru).

Kepala Bidang Urusan Perdagangan Disdag Kulon Progo Endang Zulywanti menjelaskan, opsar akan digelar selama Desember. Paling awal akan menyentuh masyarakat Kapanewon Wates dan sekitarnya. "Ada empat titik kami siapkan," ucap Endang Rabu (3/12).

Lewat opsar, beragam kebutuhan pokok dengan harga relatif terjangkau akan disediakan. Utamanya, beras, minyak goreng, hingga gula pasir. Lantaran, harga komoditas ini berpotensi mengalami kenaikan saat nataru.

Setiap titik opsar, lanjutnya, akan menerima suplai 2,5 ton per komoditas. Sehingga untuk empat titik opsar, sudah ada 10 ton per komoditas yang disiapkan.

Komoditas ini telah disubsidi melalui beberapa skema. Menyasar produk beras, gula, minyak goreng, dan bawang merah. Subsidi ini, berpengaruh pada harga yang diperjualbelikan ke masyarakat.

Selain opsar yang menyasar titik masyarakat, opsar pantauan juga ikut digelar. Mekanismenya dilakukan dengan cara penyaluran bahan pokok ke beberapa pedagang di pasar.

Tentunya, bahan pokok itu telah disubsidi pemerintah. "Ini kerja sama Disdag Kulon Progo dan DIJ, distribusinya ke 22 pedagang," ungkapnya.

Opsar pantauan memastikan harga kebutuhan pokok rendah. Lantaran, pedagang dilarang menjual dengan harga tinggi. Karena harga telah disubsidi pemerintah. Penjualan juga akan dibatasi dan dipantau ketat oleh Disdag.

Sementara itu, melambungnya harga bahan pokok mulai dirasakan pedagang Pasar Desa Sentolo Rujilah. Kendati harga beras stabil di kisaran Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu, harga komoditas lain justru melambung. "Harga cabai mencapai Rp 70 ribu," ungkapnya.

 

 

Rujilah berharap agar harga distabilkan oleh pemerintah. Lantaran, pedagang kecil sepertinya kebingungan menjual barang dengan harga tinggi. (gas/eno)

Jadwal Operasi Pasar

 

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 #komoditas #operasi pasar #OPSAR #kebutuhan pokok #KULON PROGO #nataru #dinas perdagangan #disdag