Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

DLH Bantul Prediksi Sampah Nataru Capai 700 Ton dalam Periode 13 Hari, Siapkan Koordinasi Lintas OPD untukPenanganan Persampahan

Cintia Yuliani • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:40 WIB
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho.

BANTUL  -  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul memprediksi volume sampah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai sekitar 700 ton dalam periode 13 hari.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH memperkuat koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) agar manajemen persampahan berjalan optimal.

Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, lonjakan sampah di akhir tahun merupakan pola yang berulang.

Tahun ini, jumlahnya diperkirakan sedikit lebih tinggi dibanding Nataru sebelumnya.

“Potensi peningkatan sampah itu lebih besar dibanding momentum yang sama tahun lalu. Memang tidak sampai 100 ton per hari, tetapi jika dihitung selama 13 sampai 14 hari hingga 30 Desember, totalnya bisa menyentuh angka 700-an ton,” ujarnya Kamis (11/12/2025).

Dia menjelaskan, pengalaman Nataru tahun lalu menunjukkan beban pengiriman sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Piyungan cukup signifikan. Yakni berkisar 50-100 ton. “Jumlahnya memang besar,” katanya.

Meski begitu, sebagian besar sampah yang muncul selama libur akhir tahun biasanya didominasi sampah anorganik.

Jenis ini lebih mudah dipilah dan diolah kembali sehingga mempercepat penanganan.

“Tahun lalu, komposisi sampah Nataru cukup mendukung untuk diolah. Karena itu kami prioritaskan ke fasilitas pengolahan yang ada. Tahun ini kami akan menerapkan pola yang sama,” jelas Bambang.

DLH Bantul juga memperkuat koordinasi dengan berbagai OPD untuk memastikan manajemen persampahan berjalan lancar.

Termasuk terkait penanganan sampah di destinasi wisata yang biasanya dipadati pengunjung saat liburan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan satuan tugas pemkab untuk mematangkan penanganan sampah di kawasan wisata bersama dinas pariwisata,” jelasnya.

Ia berharap langkah persiapan ini mampu menjaga kebersihan dan kondisi lingkungan selama libur panjang, mengingat aktivitas masyarakat dan jumlah wisatawan diperkirakan meningkat.

Sementara itu, Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH soal penanganan sampah di area wisata.

“Setiap hari kami meminta penambahan frekuensi pengambilan sampah. Dalam sehari akan ada dua kali pengangkutan,” tambahnya. (cin/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#sampah nataru #volume sampah #DLH Bantul