Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

BPBD Bantul Klaim Puncak Sosok Aman Dikunjungi, Pihak Pengelola Sudah Bangun Pagar Pengaman sebagai Mitigasi Bencana

Cintia Yuliani • Jumat, 19 Desember 2025 | 02:44 WIB

BANTUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul melakukan pemantauan di kawasan objek wisata (obwis) Puncak Sosok, Bawuran, Pleret, sebagai langkah antisipasi potensi longsor menyusul kejadian serupa di sejumlah daerah perbukitan, seperti Cilacap dan Banjarnegara.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, monitoring tidak dilakukan di seluruh obwis, melainkan hanya di beberapa lokasi tertentu.

Salah satunya Puncak Sosok, yang dipilih karena menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. 

 Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Masa Tanggap Darurat Bencana Sumatera hingga 5 Januari 2026

“Ini juga sebagai cermin dari pemerintah untuk berwaspada, terutama di daerah-daerah atas, meskipun sampai saat ini kondisi di Bantul aman, khususnya di destinasi wisata,” ujarnya Kamis (18/12/2025).

Dari hasil monitoring menjelang libur Nataru dan diskusi dengan pengelola, Antoni menyebut kesiapsiagaan di Puncak Sosok sudah baik.

Pengelola dinilai telah menyiapkan sistem pemantauan dan siap berkoordinasi dengan BPBD Bantul apabila terjadi kondisi darurat. 

 Baca Juga: Bupati Magelang Ajak Pelajar Fokus Belajar, Tanamkan Keyakinan Hadapi Masa Depan

Ia juga meluruskan persepsi masyarakat terkait informasi 18 titik rawan longsor kawasan wisata di daerah perbukitan di DIY.

Menurutnya, informasi itu sebagai bentuk kewaspadaan. 

Bukan justru dianggap adanya tanda-tanda bencana. “Kalau masyarakat menerima image rawan longsor, seolah-olah sudah ada gejala. Padahal maksud kami bukan seperti itu. Ini hanya mengingatkan untuk waspada,” jelasnya. 

Menurunya, mitigasi kebencanaan perlu dilakukan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan saling berkoordinasi lintas OPD, maka akan saling memantau agar pengunjung bisa merasa aman dan nyaman.

“Kadang justru pengunjung merasa takut, padahal nyatanya aman. Nah, ini yang coba kami sampaikan,” imbuhnya.

 Baca Juga: Kasus Dugaan Perundungan di Ponpes Wonogiri, Tubuh Santri Asal Jatiyoso Dipenuhi Lebam

Peran pengelola destinasi wisata dalam memberikan imbauan kepada pengunjung tak kalah penting, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat. 

Dia menilai pengelola telah secara rutin mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati apabila terjadi hujan atau kondisi tertentu yang berpotensi membahayakan.

Melalui kegiatan silaturahmi dan monitoring ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara BPBD dan pelaku wisata. 

Wisawatan juga diimbau selalu memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dini saat berwisata.

“Harapan kami, pelaku wisata nyaman, wisatawan juga nyaman. Ke depan wisata di Bantul tetap aman, nyaman, sehat, dan selalu waspada,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengelola Puncak Sosok Rudi Haryanto mengatakan, sudah menyiapkan mitigasi bencana.

Pun sudah memastikan destinasi wisata yang dikelolanya aman dari ancaman longsor. 

“Kami sudah membangun pagar pengamanan baru sekitar 70 meter, serta melakukan penanaman pohon penguat seperti beringin sejak awal,” katanya.

Pun di sejumlah titik tebing juga telah ada pengamanan berupa pagar pembatas. (cin/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#BPBD Bantul #Bantul #aman dikunjungi #Puncak Sosok #libur nataru #mitigasi bencana #Destinasi Wisata