Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Karyawan Hotel Jogja Ditemukan Tak Bernyawa di Mes, Ini Dugaan Penyebabnya!

Iwan Nurwanto • Jumat, 16 Januari 2026 | 21:29 WIB
EVAKUASI: Petugas Polsek Mantrijeron saat melakukan evakuasi terhadap karyawan hotel yang meninggal dunia di mess hotel yang beralamat di Jalan Mangkuyudan, Mantrijeron Kota Jogja, Kamis (15/1/2026).
EVAKUASI: Petugas Polsek Mantrijeron saat melakukan evakuasi terhadap karyawan hotel yang meninggal dunia di mess hotel yang beralamat di Jalan Mangkuyudan, Mantrijeron Kota Jogja, Kamis (15/1/2026).

JOGJA - Seorang karyawan hotel di Jalan Mangkuyudan, Mantrijeron, Kota Jogja, berinisial MG, 43, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi mes karyawan pada Kamis (15/1/2026) malam.

Penyebab korban meninggal diduga akibat sakit asam lambung (gerd) yang dideritanya.

Kasi Humas Polresta Jogja Iptu Gandung Harjunadi mengatakan, penemuan korban dilaporkan pada pukul 23.30.

Korban yang merupakan warga Gunungkidul itu ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar mandi dengan kondisi terkunci.

Gandung menyatakan, berdasar keterangan pelapor yang merupakan pegawai hotel korban sempat bepergian ke Pacitan, Jawa Timur pada pukul 05.30.

Kemudian kembali lagi ke mes hotel pada pukul 20.00 tanpa sepengetahuan penghuni mes lainnya.

“Pelapor sempat mengintip lewat boven (jendela kecil) kamar mandi dan melihat korban sudah tergeletak meninggal dunia dalam kondisi tergeletak,” ujar Gandung dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Perwira polisi dengan dua balok di pundak itu melanjutkan, pegawai hotel lalu melaporkan peristiwa tersebut kepada pengurus RW setempat dan petugas keamanan.

Kemudian pintu kamar mandi dibuka paksa dengan linggis. Peristiwa itu lalu dilaporkan ke Polsek Mantrijeron.

Gandung menyatakan, bahwa bersamaan dengan penemuan orang meninggal dunia itu polisi juga mengamankan barang bukti tas yang berisi obat-obatan.

Berupa satu strip obat flu jenis intunal, satu botol minyak angin, satu botol minyak angin gosok, dan satu obat masuk angin cair.

“Saat ini sedang dilakukan pengusutan lebih lanjut,” bebernya.

Sementara dari keterangan pemilik hotel, Deddy Pranowo Eryono menyatakan, pegawai yang meninggal dunia selama ini menderita asam lambung.

Dia memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan setelah dilakukan pemeriksaan dari dokter klinik.

Deddy juga menegaskan bangunan mes tempat karyawannya meninggal dunia berada terpisah dengan hotel.

Serta jenazah telah dikebumikan di tempat tinggalnya yang beralamat di Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul kemarin.

“Diperkirakan meninggalnya berkisar satu sampai dua jam sebelum ditemukan,” ungkap Deddy. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#mes hotel #meninggal #Kota Jogja #karyawan hotel #Mantrijeron #Tak bernyawa