Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pengangkutan Tersendat, Gerobak Sampah Mengular di Depo Pengok: Ini Kata DLH Kota Jogja!

Iwan Nurwanto • Kamis, 22 Januari 2026 | 20:50 WIB
MENGULAR: Kondisi Depo Pengok yang penuh antrean gerobak pada Kamis (22/1/2026).
MENGULAR: Kondisi Depo Pengok yang penuh antrean gerobak pada Kamis (22/1/2026).

JOGJA - Depo Pengok di Kemantren Gondokusuman, Kota Jogja tengah menghadapi antrean gerobak sampah hingga mengular.

Ini disebabkan karena minimnya pengangkutan armada truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja.

Pantauan Radar Jogja Kamis (22/1/2026), belasan gerobak sampah memenuhi sisi kanan dan kiri jalan. Bahkan tidak jarang membuat lalu lintas kendaraan tersendat.

Ketua Satuan Tugas Depo Pengok Dedi Supriyono mengatakan, mengularnya antrean gerobak karena pengangkutan armada truk DLH sering tidak pasti.

Seharusnya armada datang pada siang hari, namun dalam beberapa hari terakhir justru datang sore dan tidak jarang keesokan harinya.

Menurut Dedi, kondisi tersebut kerap membuat gerobak harus menunggu berjam-jam. Bahkan sering gerobak berisi sampah harus menginap di depo.

“Sehari itu 80 gerobak antre, kemudian habis ketika armada datang. Kalau armadanya tidak cukup ya gerobak terpaksa menginap,” ujar Dedi saat ditemui di Depo Pengok.

Dia mengaku, tidak tahu pasti penyebab sering terlambatnya pengangkutan armada truk di Depo Pengok.

Namun berdasar pengalaman yang sudah-sudah, biasanya disebabkan kendala pada mesin insinerator.

Dedi menyatakan, keterlambatan pengangkutan armada memang kerap menganggu lalu lintas karena antrean gerobak meluber hingga badan jalan.

Namun pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak. Lantaran sudah ada kesepakatan dengan warga bahwa sampah tidak bisa ditempatkan di dalam depo.

“Dulu pernah (ditutup warga karena sampah membludak), jadi tidak berani dituang ke dalam” bebernya.

Dia menilai, antrean gerobak di Depo Pengok bisa diatasi jika DLH Kota Jogja mau menambah jumlah armada. Efektifnya tiga kali pengangkutan dalam sehari.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Jogja Ahmad Haryoko mengakui ada kendala di dua unit mesin insinerator. Yakni yang ditempatkan Unit Pengolahan Sampah (UPS) Sitimulyo Piyungan dan Giwangan.

Haryoko memastikan permasalahan tersebut tengah diatasi. Sehingga diharapkan dalam waktu dekat ini pengangkutan sampah dari depo-depo bisa kembali normal.

“Ada beberapa unit insinerator yang dalam perbaikan, jadi masih belum optimal lagi dalam pengangkutannya. Selain itu juga karena keterbatasan penampungan di unit pengolahan sampah,” katanya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#mengular #DLH Kota Jogja #Kota Jogja #insinerator #Kemantren Gondokusuman #Depo Pengok #Gerobak Sampah #minim armada