Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Angin Segar! Proyek Jembatan Kewek Jogja Sudah Masuk Tahap Finalisasi, Pembangunan Ulang Dijadwalkan Sesuai Target pada April 

Guntur Aga Tirtana • Selasa, 24 Februari 2026 | 20:45 WIB

 

 

Suasana Jembatan Kewek yang masih ditutup aksesnya, Kota Jogja, Selasa (24/2/2026).
Suasana Jembatan Kewek yang masih ditutup aksesnya, Kota Jogja, Selasa (24/2/2026).

JOGJA – Pembangunan ulang Jembatan Kewek segera terealisasi sesuai jadwal pada April mendatang. Hal ini menyusul berbagai tahapan kriteria kesiapan pembangunan telah selesai.

Salah satunya terkait analisis dampak lingkungan (Amdal) dan detail engineering design (DED) juga telah memasuki tahap finalisasi.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Hasri Nilam Baswari mengatakan, administrasi pembangunan Jembatan Kewek kini hanya tinggal menyelesaikan dokumen lingkungan dan rekomendasi pemanfaatan sumber daya air dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO).

Setelah itu, pemerintah kota (pemkot) tinggal menunggu kesiapan anggaran dan pelaksanaan pekerjaan dari pemerintah pusat.

“Sebab untuk pembangunan fisik jembatan dan penataan taman di samping jembatan menggunakan APBN,” ujar Nilam di Balai Kota Jogja, Selasa (24/2/2026).

Mantan Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan itu mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan uji tanah untuk menentukan kedalaman pondasi jembatan.

Hasilnya, penopang struktur Jembatan Kewek dimungkinkan ditanam pada kedalaman 20 meter.

Pun, seiring dengan pembangunan jembatan juga dilakukan revitalisasi terhadap area trotoar di sekitar Jembatan Kewek.

Ini untuk mendukung estetika fisik jembatan dan taman pascarevitalisasi. “Sekaligus mengoptimalkan fungsi pedestrian di sekitar Malioboro,” katanya.

Baca Juga: LPDP Jatuhkan Sanksi ke 44 Penerima Beasiswa, 8 Diminta Kembalikan Dana

Bentuk pekerjaan yang dilakukan dengan pelebaran trotoar dari semula 1,3 meter menjadi 2 meter.

Kemudian lantai trotoar yang sebelumnya menggunakan batako juga akan diganti dengan menggunakan batu alam.

“Karena kami melihat kemarin (parkir bus) Menara Kopi itu banyak pengunjungnya yang jalan kaki ke Malioboro, dengan trotoar lebih lebar harapannya pejalan kaki lebih nyaman dan aman,” jelas Nilam.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja Bambang Seno Baskoro mengungkapkan, pelebaran trotoar di Jembatan Kewek merupakan usulannya.

Sebab pedestrian Malioboro harus didukung dengan fasilitas pejalan kaki yang aman.

Politisi Partai Golkar itu juga mendorong pemkot agar dapat memastikan keindahan taman di sekitar jembatan. Supaya wisatawan lebih betah berjalan kaki dari eks Menara Kopi menuju jantung wisata di Kota Jogja.

“Penyesuaian pedestrian Malioboro harus didukung,” tegas Seno. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tahap finalisasi #Kota Jogja #pembangunan ulang #jembatan kewek