Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Menganga Lagi! Sinkhole Kembali Terbuka setelah Tiga Tahun Ditimbun Tanah, Rumah Lansia Ini Terancam

Anom Bagaskoro • Kamis, 26 Februari 2026 | 21:50 WIB

 

 

CEK: Perwakilan Pemkal dan Kapanewon meninjau lokasi sinkhole di Padukuhan Popohan, Kalurahan Banjararum.   
CEK: Perwakilan Pemkal dan Kapanewon meninjau lokasi sinkhole di Padukuhan Popohan, Kalurahan Banjararum.  

KULON PROGO - Fenomena sinkhole kembali muncul di Padukuhan Popohan, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Rabu (25/2/2026).

Lubang berdiameter sekitar tiga meter dengan kedalaman lima meter itu menganga hanya dua meter dari rumah milik Karyo Dimejo, 73.

Ini mengancam keselamatan bangunan dan penghuni karena hanya berjarak dua meter dari titik lubang.

Pemilik rumah Karyo Dimejo mengatakan, saat itu, dirinya sedang di dalam rumah dan mendengar suara benturan keras dari samping rumahnya.

"Wonten suara, mak glung ngoten niku," ucap Karyo, saat ditemui awak media di kediamannya, Kamis (26/2/2026).

Karyo menjelaskan, saat mendengar suara keras itu, dirinya mencari sumber suara. Didapati lubang berdiameter tiga meter dengan kedalaman permukaan lima meter terbuka di samping rumahnya.

Kemunculan lubang tanah itu menelan beberapa tanaman kelapa yang ditanam Mbah Karyo. 

Ia tak menduga lahan akan terjadi sinkhole di lahan tanamannya. Lantaran, saat sore hari keadaan tanah masih cukup rata.

Bahkan saat hujan deras melanda, tak ada tanda-tanda terbukanya sinkhole. Justru sinkhole terbuka saat cuaca sedang cerah.

"Niki nggih sami koyo mbiyen (ini juga sama seperti dulu)," ujarnya.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Mengandung Glukosa Tanpa Label Jelang Ramadan

Lansia yang hidup sendiri itu mengaku, kejadian serupa pernah dialami. Lokasi sinkhole diklaim hampir sama dengan temuan terdahulu. Namun, secara kedalaman tak terlihat begitu dalam.

Lokasi sinkhole tepat berada di samping rumah dengan jarak dua meter.

Kendati mengancam rumahnya, Mbah Karyo enggan berpindah atau mengevakuasikan diri. Lantaran, dirinya merasa lebih nyaman di rumah sendiri.

Bahkan saat diminta untuk berpindah rumah di kediaman anaknya, Mbah Karyo menolak.

Sementara itu, Dukuh Popohan Restu Bayu Permadi membenarkan kemunculan sinkhole.

Peristiwa itu muncul tepat di samping rumah warganya. Sehingga, pihaknya melakukan tindakan pencegahan untuk mengatasi meluasnya sinkhole.

"Lubangnya kami tutup terpal, dan sisinya kami buat parit kecil," ujarnya.

Bayu mengungkapkan, upaya sementara itulah yang baru bisa dilakukan oleh pihaknya bersama kampung siaga bencana (KSB) Banjararum.

Sedangkan untuk evakuasi penghuni rumah, dirinya tak bisa berbuat banyak. Lantaran, pemilik rumah enggan berpindah.

Menurutnya, kemunculan sinkhole di dekat rumah Mbah Karyo bukan barang baru. Pasalnya, pada 2023 sinkhole juga muncul di titik yang sama.

Kala itu, ukurannya jauh lebih besar dengan diameter 5 meter kedalaman puluhan meter.

Penanganan saat itu, berupa penambahan timbunan tanah untuk menambal lubang.

"Dulu sudah tertutup, bahkan di buat agak menggunung," ungkapnya.

Kendati telah ditangani, sinkhole kembali terbuka setelah tiga tahun tertutup. Kemunculan sinkhole di Kalibawnag itu, juga menarik peneliti Undip.

Dari penelitian awal  2023 lalu, sinkhole memiliki kedalaman lebih dari 50 meter dengan lorong panjang di belakang rumah milik Mbah Karyo.

Sehingga penanganan timbunan tanah tak bisa berjalan optimal. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kalibawang #terancam #Sinkhole #Rumah Lansia #KULON PROGO