KULON PROGO - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berencana memindah sejumlah jurusan vokasi dari Kampus Wates ke Kampus Gunungkidul. Kebijakan ini ternyata berdampak ke bisnis indekos di Kapanewon Pengasih dan Wates.
Kekuhan atas perpindahan jurusan itu diungkapkan Paguyuban Indekos Kawasan Terbah Serut melalui audiensi dengan DPRD Kulon Progo Jumat (27/2). Perwakilan Paguyuban Indekos Kawasan Terbah Serut Lia Hidayati menyampaikan, kekhawatiran pemilik indekos akibat kebijakan pemindahan jurusan. Lantaran, kebanyakan indekos di wilayah Pengasih dan Wates bertumpu pada aktivitas mahasiswa.
"Awalnya kami mendapat informasi pamflet PMB UNY, yang dulunya banyak diarahkan ke Kampus Wates, kini berganti," ucap Lia usai audiensi.
Dari pengumuman itu, ada 11 jurusan vokasi UNY akan berkuliah di Kampus Gunungkidul. Hal ini membuat pemilik indekos terancam merugi. Lantaran, aktivitas perkuliahan akan menyusut total. Mengingat jumlah mahasiswa baru di tahun sebelumnya mencapai seribu orang.
Jika kondisi ini terus berlanjut selama beberapa tahun ke depan, bisnis indekos dipastikan lesu. Lantaran, mahasiswa di tahun selanjutnya akan semakin sedikit. Dampaknya, investasi yang telah dilakukan oleh masyarakat sekitar akan sia-sia. "Di Padukuhan Terbah saja sudah ada 70 indekos, jadi memang berdampak ke perekonomian masyarakat," ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Dukuh Terbah ini.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumberdaya Fakultas Vokasi UNY Adeng Pustikaningsih membenarkan adanya pemindahan jurusan. Di tahun 2025, Kampus Wates memiliki 11 prodi dan Kampus Semanu Gunungkidul memiliki tiga prodi. "Tahun 2026, 11 prodi akan dipindah Gunungkidul," ujarnya.
Adeng mengungkapkan, pemindahan prodi ini hanya berlaku bagi mahasiswa baru Tahun Ajaran 2026/2027. Sehingga, mahasiswa yang telah menjalani studi di tahun sebelumnya tak akan berpindah. Sehingga, dampak perekonomian ke bisnis indekos ataupun UMKM tak akan langsung menurun.
Keputusan pemindahan didasari kebijakan universitas. Tentu, terdapat pertimbangan lain yang menguatkan pemindahan. Salah satunya, memusatkan Kampus Wates untuk jurusan olahraga saja. Sehingga, aset yang telah ada dapat digunakan untuk menampung lebih banyak mahasiswa.
"Kampus Wates tidak akan ditinggalkan begitu saja, karena itu merupakan aset," ungkapnya. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova