Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kisah Bu Ika Kepala Sekolah SDN Degung Kulon Progo, Dua Bulan Jadi Kepsek, Dua Kali Kebanjiran

Anom Bagaskoro • Sabtu, 7 Maret 2026 | 09:10 WIB

SDN Degung yang jadi langganan banjir dan bangunan kelasnya yang sudah rusak
SDN Degung yang jadi langganan banjir dan bangunan kelasnya yang sudah rusak

 

 

KULON PROGO - SD Negeri Degung di Kalurahan Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo menunggu perhatian pemerintah. Lantaran, kondisi sekolah seringkali menjadi langganan kebanjiran dan atap bocor membutuhkan perbaikan.

Kepala Sekolah SDN Degung Ika Pratiwi menyampaikan, sekolahnya kini memiliki 49 siswa dan delapan guru. Selama kegiatan belajar mengajar, guru dan siswa merasakan kekhawatiran atas sarana prasarana yang ada.

Lantaran, sarpras sekolah dianggap kurang representatif. "Bagian perpustakaan kerap banjir, dan ada juga retakan pada bagian dinding atau lantai di ruang kelas," ucap Ika, Jumat (6/3).

Ika menyampaikan, sekolahnya telah menjadi langganan banjir. Walau baru dua bulan memimpin sekolah, Ika sudah mendapati dua kali kejadian banjir. Banjir menyebabkan area perpustakaan, toilet, dan ruang dapur terendam air setinggi mata kaki.

Walau banjir mudah surut, kondisi pasca banjir tentu mengganggu aktivitas sekolah. Pasalnya, air banjir membawa material lumpur ke dalam ruang kelas. Di samping itu, perlu pembersihan yang memakan banyak waktu.

Selain banjir, SDN Degung membutuhkan peremajaan di bagian atap gedung. Pasalnya, kebanyakan kelas di sekolah mengalami kebocoran.

Alhasil, aktivitas pembelajaran selama musim penghujan berpotensi terganggu. "Kami telah mengusulkan perbaikan, semoga ada tindak lanjut," ujarnya.

Sebenarnya, pihak sekolah telah berupaya mengusulkan perbaikan. Perbaikan terakhir kali di 2021 lalu melalui bantuan rehab sekolah bersumber APBD Kulon Progo.

Namun, perbaikan itu belum mencakup keseluruhan kerusakan bangunan. Utamanya, menjaaab elevasi bangunan sekolah yang menjadi penyebab utama kebanjiran.

Baca Juga: Lebaran Ini Akan Ditemani Petualangan Epik Messi Gusti Menjelajahi Medan Ekstrem Planet Merah

Tak patah arah, setiap tahunnya pihak sekolah melakukan pengusulan kembali. Bahkan pada Agustus hingga September 2025 lalu beragam skema diupayakan untuk memperoleh akses perbaikan.

Salah satunya program revitalisasi sekolah melaluo APBN. Pihaknya berharap agar sekolahnya dapat meraih program tersebut.

Sementara itu, Guru Kelas 2 SDN Degung mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi sarpras sekolah. Walau kerusakan tak mengganggu seluruh aktiviras sekolah, namun tetap mengurangi konsentrasi siswa. "Gedung bocor atau ada banjir, teritama saat musim hujan jadi khawatir," ujarnya.

 

 

Editor : Heru Pratomo
#bocor #sentolo #sd #kepala sekolah #KULON PROGO #Kebanjiran