SLEMAN - Polresta Sleman mengamankan puluhan anak dan remaja selama bulan Ramadan karena mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dari data terakhir pada Jumat (13/3) tercatat ada 22 orang yang melakukan konvoi atau balap liar. Ada 32 orang yang membawa atau menyalakan petasan. Lalu 11 orang akan tawuran dan satu orang kedapatan membawa minuman keras.
Kabag Ops Polresta Sleman Kompol Masnoto menjelaskan, modus umum yang dilakukan adalah sekelompok anak mewacanakan kegiatan buka bersama. Lalu disertai kegiatan pesta dan musik. Namun, saat pulang rombongan dengan sengaja tidak tertib berlalu lintas kemudian di jalan menyalakan kembang api. Tindakan ini berpotensi mengganggu ketertiban, menyebabkan kemacetan, termasuk bisa terjadi singgunggan dengan kelompok lain.