KULON PROGO - Upaya penataan kawasan wisata di Kulon Progo terus dilakukan. Dalam hal ini, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo akan menerapkan digitalisasi retribusi pada objek wisata. Tujuannya, untuk mengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala Dinpar Kulon Progo Sutarman menyebut, munculnya ide digitalisasi ini berawal dari banyaknya wisatawan yang bebas masuk tanpa membayar retribusi. Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah petugas retribusi yang ditempatkan di pintu masuk setiap objek wisata yang dikelola pemerintah. "Satu-satunya cara menertibkan masyarakat ya dengan digitalisasi," ucap Sutarman Minggu (15/4).