BANTUL - Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul akan mengadakan Wajib Kunjung Museum (WKM) tahun ini. Agendanya dimulai bulan April sampai November, dengan kuota 400 orang secara gratis.
Kepala Bidang Sejarah, Permuseuman Bahasa dan Sastra Disbud Bantul Purwanto mengatakan, agenda ini dikhususkan untuk warga ber-KTP Bantul. Kuota per bulan hanya disediakan untuk 40 orang.
Calon peserta hanya perlu mengisi formulir untuk mendaftarkan diri. Nantinya peserta akan disediakan bus dan konsumsi. "Progam ini menggunakan dana keistimewaan," sebutnya Senin (16/3).
Setiap kegiatan, peserta akan diajak mengunjungi dua museum. Total, ada 17 museum yang masuk dalam Forum Komunikasi Museum Bantul (FKMB) akan dikunjungi. Yakni Museum Andi Bayou Museum dan Galeri Musim Jogjakarta, Museum Bantul Masa Belanda, Museum dan Factory Chocolate Monggo, Museum dan Galeri Keris Sanggar Keris Mataram (SKM), Museum Gumuk Pasir PGSP, Museum History of Java, dan Museum Kolong Tangga.
Ada pula Museum Laboratorium Sejarah UPY, Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Museum Muhammadiyah, Museum Padepokan Sumber Karahayon, Museum Pleret, Museum Rumah Garuda, Museum Taman Tino Sidin, Museum Tani Jawa Indonesia, Museum Wayang Beber Sekartaji , Museum Wayang Kekayon Jogjakarta. "Nanti setiap bulan beda-beda kunjungannya," katanya.
Sementara itu, Kepala Disbud Bantul Yanatun Yunadiana mengatakan, dengan mengunjungi museum, masyarakat khususnya anak-anak dan remaja dapat mempelajari sejarah. "(Belajar, Red) jiwa patriotisme kepahlawanan, tentang kepribadian wayang, dan sebagainya," katanya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova