Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Awal Libur Lebaran, Pasar Beringharjo Ramai tapi Hanya Tanya 

Iwan Nurwanto • Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Paling Parah Pascapandemi Covid-19, saat Lebaran Pedagang Pakaian Pasar Beringharjo Sepi Kunjungan, Omzet Turun 50 Persen
Paling Parah Pascapandemi Covid-19, saat Lebaran Pedagang Pakaian Pasar Beringharjo Sepi Kunjungan, Omzet Turun 50 Persen

Memasuki masa libur Lebaran jumlah pengunjung ke Pasar Beringharjo mulai meningkat. Tapi tak dibarengi dengan meningkatnya omzet penjualan.

"Dulu tidak usah nawarin orang sudah datang beli, kalau sekarang kami harus nawar-nawarin,” ujar Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo sisi Barat Ahmad Zainul Bintoro, Senin (23/3).

 

Pada Minggu dan Senin ini (22-24/3) penurunan jumlah pembeli hingga 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kendati begitu, jumlah pengunjung pasar tetap ramai. Namun memang banyak yang hanya sekedar bertanya.

Pedagang oleh-oleh baju batik ini menilai, menurunnya jumlah pembeli pada lebaran tahun ini karena daya beli masyarakat yang menurun karena berbagai kondisi. Misalnya banyak masyarakat yang mulai berhemat karena akan bersiap menghadapi situasi dampak dari perang global.

 

Lalu juga kondisi libur lebaran yang berdekatan dengan masa masuk sekolah. Sehingga menurutnya sebagian wisatawan lebih memilih untuk menyiapkan anggaran pribadi untuk kebutuhan sekolah dibandingkan membeli oleh-oleh.

“Mungkin situasinya ekonominya sedang tidak menentu, ditambah mau masuk sekolah juga, jadi banyak pertimbangan,” beber Bintoro.

Meskipun demikian, dia dan pedagang oleh-oleh Pasar Beringharjo lainnya tetap berharap ada kenaikan jumlah pembeli dalam beberapa hari ke depan. Pun saat ini masih merupakan masa awal liburan.

Bintoro memprediksi, jumlah wisatawan yang datang ke Malioboro akan terus bertambah hingga akhir pekan mendatang.

Dia berharap dengan lamanya masa libur itu bisa turut mendatangkan jumlah pembeli di Pasar Beringharjo. “Harapan kami trennya akan naik terus selama seminggu ini,” katanya.

Baca Juga: Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Salah satu wisatawan asal Jakarta, Cendana Eka mengaku tertarik datang ke Pasar Beringharjo karena ingin membawakan oleh-oleh untuk keluarganya. Perempuan 32 tahun ini membeli tiga stel baju batik dengan harga Rp 100 ribu.

 

Cendana mengaku, di masa libur lebaran tahun ini memang tidak banyak membeli oleh-oleh karena di masa libur tahun sebelumnya juga sudah membeli oleh-oleh.

Sehingga dia hanya membeli tiga stel baju batik. “Belinya memang tidak banyak-banyak karena juga mau beli oleh-oleh lain seperti bakpia dan menikmati kuliner khas Jogja,” terangnya. (inu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#wisatawan #tanya #jogja #oleh-oleh #omzet #Pasar Beringharjo #batik