JOGJA - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY menargerkan produksi perikanan tangkap tahun ini mencapai 7.584 ton. Dengan wilayah paling diandalkan adalah Kabupaten Gunungkidul. Targetnya mencapai 4.257 ton.
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Catur Nur Amin mengatakan, Gunungkidul memiliki pantai dan jumlah nelayan aktif yang banyak. Di sana juga memiliki dua pelabuhan perikanan utama yang aktif beroperasi. Yaitu Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng di Girisubo dan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Gesing di Panggang.
Baca Juga: Perkuat Budaya #Cari_Aman, Astra Motor Yogyakarta Ajak Wisata Edukatif Keselamatan Berkendara
"Target terbesar kedua yakni di Kabupaten Kulon Progo 2.125 ton dan Bantul 837 ton," bebernya.
Sementara Sleman, hanya ditarget 92,8 ton. Sedangkan Kota Jogja 2,9 ton. Dua kabupaten tersebut ditargetkan tidak banyak memproduksi ikan tangkap sebab tidak memiliki kawasan pantai. "Kontribusi ikan tangkap berasal dari aktivitas penangkapan di perairan umum darat," tuturnya.
Puncak produksi perikanan ikan tangkap tahun ini diproyeksikan terjadi pada triwulan IV dengan prediksi hasil sebanyak 2.225,61 ton. Kemudian tangkapan paling menurun pada triwulan II dengan prediksi hasil tangkapan sebesar 1.577,53 ton. "Target tahun ini meningkat dibandingkan target produksi perikanan tangkap pada 2025 yang sebesar 7.000 ton," jelasnya.
Baca Juga: Kepadatan Jalan di Magelang gegara Arus Balik dan Keramaian Pusat Perbelanjaan
Beberapa perbaikan fasilitas pelabuhan telah dilakukan sebagai dukungan untuk mencapai target produksi ikan tangkap tahun ini. Selain itu, pemberian bantuan alat tangkap hingga alat bantu seperti rumpon juga dilakukan.
"Selain itu, kami juga mendorong penerapan praktik penangkapan yang berkelanjutan agar peningkatan produksi tetap sejalan dengan upaya pelestarian ekosistem," ucapnya. (oso/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova