Kepala Dishub Sleman Heri Kuntadi mengatakan,puncak arus balik pertama pada Selasa (24/3/2026).
Berdasar data batas provinsi dari smart province tercatat 219.854 kendaraan masuk dan 187.262 kendaraan keluar.
Dari sejumlah titik batas provinsi, simpang tempel jadi yang paling padat dengan 53.959 kendaraan masuk dan 50.051 kendaraan yang keluar.
“Memang lebih banyak kendaraan yang masuk dibanding kendaraan yang keluar di Simpang Tempel,” katanya ditemui di Pendopo Parasamya, Jumat (27/3/2026).
Heri menjelaskan, kondisi lebih banyak kendaraan masuk dibanding keluar di Simpang Tempel ini terjadi karena pemudik di daerah Magelang dan sekitarnya ingin berwisata ke arah Jogjakarta.
Meski demikian, saat dilakukan pengecekan hingga Beran, Denggung, maupun Jombor, arus kendaraan masih terkendali.
Baca Juga: Nasib PPPK Kulon Progo Terancam PHK, Belanja Pegawai Tembus 40 Persen Lampaui Batas Aturan Pusat 30 Persen APBD
"Kalau untuk yang kendaraan keluar ke arah Magelang juga sempat ada antrean, tapi itu enggak terlalu sering," ujarnya.
Adapun, destinasi yang berada di Jalan Magelang, yakni Ibarbo Park dia sebut memang padat.
Lokasi parkirnya pun hingga berada luar lokasi dan seberang jalan. Namun demikian, kondisi ini tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.
Menurut Heri, ruas yang rawan kepadatan justru berada di Jalan Jogja-Solo dengan adanya tol fungsional Purwomartani-Prambanan.
Baca Juga: DIY Targetkan 7.584 Ton Ikan Tangkap, Andalkan Gunungkidul untuk Penuhi Suplai 4.257 Ton
Hanya, dengan adanya perpanjangan operasional dari pukul 18.00 menjadi pukul 22.00 cukup mengurai kepadatan jalan arteri ini.
"Sebenarnya pemudik itu tidak harus antre semua di tol Purwomartani, bisa ke timur di Prambanan agar lebih lengang. Mungkin karena baru jadi mau coba," jelasnya.
Disinggung soal prediksi puncak arus balik kedua pada Sabtu (28/3/2026) besok, Heri menilai tidak akan lebih tinggi dari arus balik pertama.
Baca Juga: Hanya 10 Menit! Tiket Lampion Waisak 2026 di Borobudur Seharga Rp 550 Ribu Ludes Diserbu
Kondisi ini karena sudah sekitar 50 persen kendaraan yang sudah kembali. Ditambah pengurangan kendaraan dengan jeda hari dari Selasa hingga Sabtu, dia sebut arus kendaraan hari ini akan lebih lengang.
Sementara itu, Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at memprediksi, akan ada sekitar 14 ribu kendaraan yang meninggalkan DIY lewat Gerbang Tol Purwomartani.
Jumlah ini tidak setinggi pada puncak arus mudik pertama sebanyak 19.570 kendaraan. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita