KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo terus mengupayakan peningkatan produktivitas lahan pertanian pangan. Di tahun ini, sejumlah daerah mendapat pemetaan untuk program listrik masuk sawah dan bantuan sumur pantek.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kulon Progo Trenggono Trimulyo menjelaskan, pada 2026 ini pihaknya melakukan pemetaan potensi lahan pertanian. Tujuannya, menentukan lahan sawah yang subur namun kekurangan suplai air irigasi.
Data pemetaan inilah, yang menjadi dasar penentuan lokasi dua program besutan OPD-nya. "Selain pompanisasi, ada program listrik untuk area pertanian," ucap Trenggono, Selasa (7/4).
Baca Juga: Rombongan Remaja Ketahuan Bawa Sajam di JJLS, Hanya Dua Remaja Berhasil Diamankan
Trenggono menjelaskan, wilayah Bumi Binangun kebanyakan pertanian telah mendapat jalur distribusi irigasi. Baik dari Saluran Induk Kalibawang ataupun Waduk Sermo.
Akan tetapi, beberapa titik yang jauh dari saluran irigasi tak mendapatkan jatah air yang sesuai kebutuhan. Alhasil, tanaman pangan seperti padi tak dapat ditanam selama tiga atau dua kali dalam setahun.
Untuk meningkatkan produktivitas itu, pihaknya mengupayakan terlaksananya program listrik masuk sawah hingga pompanisasi. Listrik masuk sawah memberikan petani keleluasaan memperoleh bahan bakar untuk pompa. Hal ini merubah pola konsumsi BBM untuk pertanian agar menghemat biaya operasional.
Baca Juga: Fenomena Kildulting, Ketika Orang Dewasa Kembali Bermain Mainan
Listrik masuk sawah menerapkan hubungan konektivitas jaringan listrik hingga ke area pertanian. Di setiap area pertanian, terdapat satu gardu listrik agar petani dapat menyambungkan listrik melalui sumber gardu.
Di tahun ini, pihaknya memetakan area pertanian yang akan mendapat program itu. Dispertapa Kulon Progo juga mengupayakan program tersebut didanai oleh dana keistimewaan (Danais). "Listrik masuk sawah juga menjadi sumber pompanisasi," ungkapnya.
Di tahun ini, pihaknya masih menunggu pagu bantuan pompa pantek atau dangkal guna keperluan pertanian. Pompa yang berasal dari energi listrik juga akan menyukseskan program listrik masuk. Sekaligus mengatasi masalah kekeringan lahan pertanian saat musim kemarau panjang. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo