JOGJA - Kenaikan harga kemasan plastik belum memengaruhi inflasi di DIY. Sebab plastik bukan menjadi komoditas dalam penghitungan inflasi.
“Karena penghitungan inflasi ini berdasarkan Survei Biaya Hidup yang kami lakukan," ujar Plt Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih saat dikonfirmasi Rabu (8/4).
Baca Juga: Kisah Agus Picoez, Dosen UGM Bersama Warga Belitung Timur Sulap Bekas Tambang Jadi Lahan Produktif
Dia menyebut, komoditas yang dipakai sebagai paket penghitungan inflasi adalah komoditas yang mempunyai bobot biaya hidup 0,02 atau 2 persen. Sedangkan kemasan plastik, saat ini masih belum termasuk ke dalam komoditas tersebut.
"Tetapi ikutannya seperti lemari plastik, botol plastik, itu masuk. Tapi kalau plastik sebagai pembungkus, itu tidak masuk sebagai komoditas penghitungan inflasi," bebernya.
Baca Juga: Dispertapa Kulon Progo Upayakan Danais untuk Program Listrik Masuk Sawah
Namun, kenaikan harga kemasan plastik memungkinkan bisa memengaruhi harga komoditas lainnya. Artinya itu akan menjadi bahan penghitungan inflasi di waktu selanjutnya. "Lihat nanti di bulan depan (Mei, Red), apakah nanti harga-harga itu akan naik gitu ya seiring dengan bungkusnya," lontarnya. (oso/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova