Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ini Gejala Dehidrasi di Tengah Peralihan Musim, Dinkes Kota Jogja Ingatkan Bahayanya dan Imbau Sering Minum Air Putih

Iwan Nurwanto • Senin, 13 April 2026 | 19:56 WIB
JAGA KESEHATAN - Suasana panas terik terasa di RSUD Wonosari. Mengantisipasi kondisi seperti ini ehingga masyarakat perlu menjaga kesehatan.(GUNAWAN/RADAR JOGJA)
JAGA KESEHATAN - Suasana panas terik terasa di RSUD Wonosari. Mengantisipasi kondisi seperti ini sehingga masyarakat perlu menjaga kesehatan.(GUNAWAN/RADAR JOGJA)

JOGJA -  Cuaca terik yang terjadi di Kota Jogja dalam beberapa hari terakhir berpotensi membawa ancaman penyakit. Salah satunya dehidrasi atau kekurangan cairan akibat paparan panas suhu tinggi.

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Iva Kusdyarini mengatakan, dehidrasi merupakan ancaman yang perlu diwaspadai. Lantaran suhu udara panas dapat membuat cairan tubuh berkurang signifikan.

Meskipun demikian, Iva memastikan bahwa untuk Kota Jogja belum ada ancaman panas berlebih pemicu heat stroke.

Baca Juga: Bantu Sarana Distribusi Produk Desa, Truk KDMP Disalurkan Bertahap: Target 60 Unit Pekan Ini

Sebab rata-rata suhu udara di Yogyakarta saat musim kemarau masih di bawah 40 derajat celcius.

Adapun heat stroke merupakan gangguan kesehatan pada tubuh manusia yang terjadi jika menerima paparan panas berlebih.

Gejalanya meliputi pusing, kulit kering, pingsan hingga kejang karena tubuh gagal melakukan pendinginan tubuh.

Baca Juga: Spesial Bulan April, Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program APRILicious

“Untuk heat stroke saat ini belum perlu diwaspadai karena tidak sedang mengalami cuaca panas yang ekstrim,” ujar Iva saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Senin (13/4/2026).

Secara terpisah, Kepala Kelompok Analisis dan Prakirawan BMKG Yogyakarta International Airport (YIA) Romadi mengungkapkan bahwa rata-rata suhu panas bisa mencapai 30 derajat celcius.

Prediksi tertingginya mampu mencapai 33 derajat celcius.

Baca Juga: Aksi Kencang Pebalap Astra Honda Taklukkan Podium ARRC Sepang

Romadi meminta agar masyarakat mewaspadai potensi peningkatan suhu secara drastis. Lantaran di  bulan ini telah memasuki musim kemarau.

Perbandingannya cukup jauh selama musim penghujan yang suhu rata-ratanya hanya sekitar 26,5 derajat celcius.

“Kami imbau untuk minum air putih yang banyak untuk mengurangi dehidrasi,” pesannya. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#heat stroke #gejala #dehidrasi #Dinkes Kota Jogja #cuaca panas